SMP Mutual Gelar Sekolah Orang Tua, Perkuat Sinergi Pendidikan
MAGELANG, ISR – SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang menggelar Sekolah Orang Tua sebagai ruang komunikasi bersama wali murid. Kegiatan perdana pada semester gasal 2026/2027 ini menegaskan pentingnya sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam mendampingi pendidikan siswa.
Kepala SMP Mutual Kota Magelang, Ahmad Haryanto, M.Pd., mengatakan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah. Keluarga dan masyarakat juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter serta mendukung perkembangan anak.
Sekolah Orang Tua Perkuat Tri Pusat Pendidikan
Ahmad menjelaskan konsep tersebut sejalan dengan Tri Pusat Pendidikan. Keluarga menjadi lingkungan pendidikan pertama bagi anak. Sekolah memberikan pendidikan formal dan pengetahuan. Sementara masyarakat ikut menciptakan lingkungan yang mendukung proses belajar.
“Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Sekolah, keluarga, dan masyarakat memiliki peran masing-masing untuk mendukung keberhasilan pendidikan anak,” ujar Ahmad.
SMP Mutual membagi kegiatan Sekolah Orang Tua berdasarkan jenjang kelas. Sekolah juga akan menggelar kegiatan tersebut secara berkala untuk membangun komunikasi positif dengan wali murid.
Pada pertemuan perdana ini, SMP Mutual mengundang wali murid kelas IX. Sekolah menyampaikan sejumlah program yang berkaitan dengan persiapan siswa menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.
SMP Mutual Siapkan Siswa Menghadapi TKA
Ahmad menyebut kebijakan terbaru mengenai Tes Kemampuan Akademik (TKA) menjadi salah satu perhatian sekolah. Karena itu, sekolah menyiapkan sejumlah strategi agar siswa memperoleh hasil yang optimal.
“Kami membutuhkan kerja sama orang tua untuk mendukung persiapan siswa menghadapi TKA. Kelas IX juga akan memasuki jenjang SMA atau SMK, sehingga kami perlu melakukan pemetaan sejak awal,” jelasnya.
Menurut Ahmad, pemetaan tersebut dapat membantu sekolah memberikan layanan yang sesuai dengan kebutuhan dan rencana pendidikan masing-masing siswa.
Orang Tua Punya Peran Penting
Kegiatan kemudian berlanjut dengan kajian yang disampaikan Ustaz Iqbal Wijdani, Lc., Wakil Kepala Sekolah Bidang Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Boarding.
Iqbal mengingatkan orang tua agar tidak menyerahkan seluruh proses pendidikan kepada anak. Menurutnya, orang tua perlu mendampingi, mendoakan, sekaligus memberikan batasan yang sehat.
“Anak adalah investasi yang harus kita ikhtiarkan. Kita doakan, kita dampingi, dan kita arahkan. Jangan sampai kita membiarkan mereka berjalan sesukanya,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya mengajarkan kesabaran kepada anak. Tidak semua keinginan anak harus langsung terpenuhi.
“Kadang anak kita harus kita batasi agar mereka memahami bahwa tidak semua yang mereka minta harus dituruti,” tambahnya.
Siapkan Pembelajaran dan Pilihan Sekolah
Pada sesi berikutnya, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum menyampaikan program pembelajaran. Materi mencakup efektivitas belajar, persiapan ujian, serta tambahan jam pembelajaran untuk menghadapi TKA.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan memberikan arahan mengenai persiapan memilih sekolah lanjutan. Sekolah mendorong siswa mulai menentukan target pendidikan sejak dini.
Melalui Sekolah Orang Tua, SMP Mutual berharap komunikasi antara sekolah dan keluarga semakin kuat. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting untuk mendampingi siswa menghadapi tantangan pendidikan sekaligus menyiapkan masa depan mereka.
