Tim KKN UIN Walisongo Edukasi Siswa SDN 1 Tambakrejo tentang pencegahan perundungan

Cegah Perundungan Sejak Dini, KKN UIN Walisongo Edukasi Siswa SDN 1 Tambakrejo

KENDAL, ISR – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang Posko 197 Desa Tambakrejo, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, menggelar kegiatan sosialisasi bullying kepada para siswa SDN 1 Tambakrejo pada Selasa (11/8/2026). Kegiatan edukatif ini diikuti oleh siswa kelas 2, 3, dan 4 sebagai upaya memberikan pemahaman mendalam mengenai bahaya perundungan serta pentingnya menjaga sikap dan perkataan antarteman.

​Pemilihan tema ini berawal dari hasil pengamatan mahasiswa KKN selama kurang lebih tiga minggu mengajar di sekolah tersebut. Selama proses pembelajaran berlangsung, mahasiswa mendapati adanya beberapa gelagat perilaku yang mengarah pada tindakan perundungan di dalam kelas, sehingga hal ini mendorong diadakannya intervensi edukatif secara langsung.

​Dalam pelaksanaannya, materi disesuaikan secara khusus dengan tingkat usia anak agar lebih mudah dicerna. Penyampaian informasi tidak hanya monoton melalui ceramah, melainkan dipadukan dengan pemutaran tontonan edukatif mengenai perundungan serta penayangan lagu interaktif bertema pencegahan kekerasan. Hana selaku pemateri menjelaskan bahwa edukasi ini sangat efektif diberikan kepada siswa kelas bawah dengan pendekatan yang sederhana dan menyenangkan.

​Melalui kegiatan ini, para siswa dikenalkan dengan berbagai bentuk perundungan di lingkungan sekolah, baik secara verbal maupun fisik. Siswa diajak memahami bahwa tindakan mengejek, memanggil nama dengan sebutan yang tidak disukai, mengucilkan, hingga menyakiti fisik merupakan perbuatan yang tidak boleh dilakukan. Selain itu, mahasiswa KKN juga memotivasi para siswa agar berani melapor kepada guru jika melihat atau mengalami tindakan tidak menyenangkan tersebut.

​Kegiatan positif ini mendapat apresiasi hangat dari pihak sekolah. Guru SDN 1 Tambakrejo, Ibu Dewi Ekosari, menyampaikan terima kasih atas kontribusi nyata yang diberikan oleh para mahasiswa dalam memperkuat pendidikan karakter di sekolahnya.

​“Mba dan mas KKN, terima kasih atas partisipasinya sudah memberikan pendidikan bullying, di mana ini merupakan salah satu bentuk kegiatan yang menunjang sekali untuk pendidikan karakter di SDN 1 Tambakrejo ini,” ujar Dewi Ekosari.

​Melalui program sosialisasi bullying ini, diharapkan para siswa mampu membangun hubungan sosial yang lebih sehat dan harmonis, serta ikut serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan sejak dini.

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang keras mengambil konten!