Pengelola pelabuhan menyiapkan layanan rute Kendal–Kumai, Kalimantan Tengah, dengan menghadirkan kapal baru KMP Shalem.

Pelabuhan Kendal Bersiap Aktif Kembali, Hadirkan Kapal Baru

KENDAL, ISR – Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Kendal segera bangkit kembali. Setelah lebih dari satu tahun vakum, pengelola pelabuhan menyiapkan layanan rute Kendal–Kumai, Kalimantan Tengah, dengan menghadirkan kapal baru KMP Shalem.

Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Dinas Perhubungan hampir merampungkan seluruh persiapan operasional. Kepala Dinas Perhubungan Kendal, Muhammad Eko, memastikan seluruh izin administrasi dan teknis kapal telah terpenuhi. Saat ini, KMP Shalem menjalani proses docking di Pelabuhan Tanjungmas Semarang.

“Kami memastikan kapal benar-benar siap beroperasi. Setelah docking selesai, kapal langsung bergerak menuju Pelabuhan Kendal,” ujar Eko.

Selama proses docking, operator kapal mengecat badan kapal dan membersihkan bagian bawah kapal untuk menjamin keselamatan serta kenyamanan pelayaran. Di sisi lain, pemerintah daerah membenahi fasilitas pelabuhan dengan memperbaiki dermaga dan mengeruk alur sandar kapal.

Sejak awal 2025, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat telah menyetujui pengoperasian KMP Shalem. Dengan dukungan tersebut, pengelola menargetkan rute penyeberangan Kendal–Kumai mulai beroperasi sebelum Lebaran 2026.

Pemkab Kendal menaruh harapan besar pada pengaktifan kembali pelabuhan ini untuk menggerakkan roda perekonomian daerah. Selain melayani arus mudik dan balik, kehadiran KMP Shalem diharapkan membuka kembali jalur distribusi logistik dan memperkuat konektivitas Jawa–Kalimantan.

Sebelumnya, Pelabuhan Kendal menghentikan operasional setelah operator memindahkan KMP Kalibodri ke Kupang akibat rendahnya tingkat keterisian penumpang. Kini, dengan kapal baru dan persiapan yang lebih matang, Pelabuhan Kendal optimistis kembali berperan sebagai simpul transportasi penyeberangan yang strategis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang keras mengambil konten!