Warga Tunggulsari bersama pihak PT Ayaka Jaya Prima berdiskusi dan menyampaikan klarifikasi terkait isu akses jalan tambang galian C.
Warga Tunggulsari bersama pihak PT Ayaka Jaya Prima berdiskusi dan menyampaikan klarifikasi terkait isu akses jalan tambang galian C.

PT Ayaka Jaya Prima Bantah Terlibat Akses Jalan Tambang Galian C Tunggulsari

KENDAL – Isu rencana penggunaan akses jalan tambang galian C di Desa Tunggulsari, Kabupaten Kendal, ramai menjadi perhatian warga. Nama PT Ayaka Jaya Prima ikut terseret dalam kabar yang beredar di media sosial.

Untuk menjawab kabar tersebut, Agus Siswanto bersama pimpinan PT Ayaka Jaya Prima menemui warga Tunggulsari. Mereka datang untuk memberikan klarifikasi secara langsung.

Perusahaan Bantah Keterlibatan

Dalam pertemuan itu, pihak perusahaan membantah keterlibatan mereka dalam rencana penggunaan akses jalan tambang galian C di Tunggulsari.

Pihak perusahaan mengaku tidak mengetahui adanya pergerakan atau sosialisasi terkait rencana tersebut. Mereka juga tidak mengenal pihak yang mereka sebut dalam isu tersebut.

“Baik pergerakan awal, sosialisasi maupun kegiatan lainnya, kami tidak tahu. Kami juga tidak mengenal siapa pihak atau pemimpinnya,” ujar perwakilan perusahaan.

Pihak perusahaan juga menyebut belum pernah berkomunikasi dengan pihak yang dikaitkan dengan rencana tersebut.

“Belum pernah ada komunikasi. Karena itu, kami datang untuk memberikan klarifikasi kepada warga. Itu yang paling utama,” jelasnya.

Soal Akses Jalan Tunggulsari

Pertemuan itu juga membahas akses jalan yang menjadi perhatian warga. Pihak perusahaan menjelaskan bahwa mereka memiliki kesepakatan dengan warga cluwung Desa Kertomulyoterkait penggunaan akses tersebut.

Menurut perusahaan, warga tidak mengizinkan perusahaan lain melewati akses itu. Perusahaan kemudian melakukan pengecoran jalan berdasarkan kesepakatan tersebut.

“Kami sudah ada kesepakatan dengan warga cluwung. Tidak boleh ada perusahaan lain yang melewati akses tersebut. Makanya akses itu kami cor. Kami sendiri yang melakukan pengecoran,” ungkapnya.

Warga Sambut Klarifikasi

Bonang, yang mewakili warga Tunggulsari, menyambut baik kedatangan Agus Siswanto dan pimpinan perusahaan.

Menurut Bonang, pertemuan tersebut membantu menjawab keresahan warga. Selama beberapa bulan, masyarakat mendengar isu tentang rencana aktivitas galian C di Tunggulsari.

Salah satu isu yang berkembang menyebut aktivitas tersebut akan menggunakan akses melalui wilayah Penjalin.

“Kami menyambut baik kedatangan pihak perusahaan. Klarifikasi secara langsung seperti ini penting agar keresahan masyarakat bisa terjawab,” ujar Bonang.

Warga Ingin Informasi yang Jelas

Bonang berharap semua pihak membuka komunikasi dengan masyarakat. Ia menilai keterbukaan informasi penting untuk mencegah kesalahpahaman.

Warga juga ingin mengetahui setiap rencana yang berkaitan dengan aktivitas tambang dan penggunaan akses jalan di wilayah mereka.

Pertemuan antara perusahaan dan warga akhirnya memberikan ruang untuk saling menjelaskan. PT Ayaka Jaya Prima menegaskan bahwa mereka tidak terlibat dalam rencana akses jalan tambang yang menjadi isu di masyarakat.

Sementara itu, warga Tunggulsari berharap komunikasi seperti ini terus berjalan. Mereka ingin mendapatkan informasi yang jelas sebelum muncul kabar lain yang kembali menimbulkan keresahan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang keras mengambil konten!