Wabup Kendal Benny Karnadi selaku Ketua Satgas MLMB

Keselamatan Warga Terancam di Galian C Sepetek, Begini Respon Wabup Kendal 

KENDAL, ISR – Merespons keluhan terkait ceceran lumpur akibat aktivitas galian C Sepetek yang kian membahayakan, Wakil Bupati Kendal Benny Karnadi selaku Ketua Satgas Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) memastikan pihak pemerintah daerah segera mengambil tindakan nyata.

​Wabup Kendal menegaskan bahwa persoalan ini akan langsung dibahas bersama jajaran terkait untuk mencari solusi cepat dan penanganan taktis di lapangan.

​”Hari Kamis besok mau dirapatkan, Mas. Terima kasih infonya, bisa langsung hubungi Dishub,” ungkap Wabup Kendal saat dikonfirmasi mengenai keluhan tersebut.

​Langkah lintas sektoral sengaja diambil karena penertiban aktivitas tambang ini membutuhkan pengawasan ketat, termasuk keterlibatan Dinas Perhubungan untuk memantau armada truk yang dinilai menjadi sumber ceceran tanah di jalan raya.

​Di sisi lain, aktivitas tambang galian C Sepetek memang sudah sangat meresahkan warga dan pengguna jalan. Ceceran lumpur dari armada truk yang memenuhi jalan raya dilaporkan telah memakan banyak korban, terutama pengendara sepeda motor yang terpeleset akibat kondisi jalan yang berubah menjadi sangat licin.

​Kondisi ini memicu reaksi keras dari masyarakat setempat. Warga mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan penertiban secara total terhadap aktivitas tambang yang mengabaikan kebersihan jalan, karena bagaimanapun keselamatan publik harus diutamakan.

​”Kami meminta untuk segera ditertibkan. Bagaimanapun, keselamatan warga seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah. Jangan tunggu korban jiwa lebih banyak lagi baru ada tindakan tegas,” tuntut warga.

​Masyarakat kini menunggu hasil nyata dari rapat yang diinisiasi oleh Wabup Kendal pada hari Kamis besok. Pemkab Kendal diharapkan mampu melahirkan sanksi konkret atau aturan ketat bagi para pengusaha tambang demi menjaga keselamatan publik dan kebersihan fasilitas jalan raya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang keras mengambil konten!