Kali Banger Dipenuhi Sampah, Pemkot Semarang Turunkan Backhoe!

Kali Banger Dipenuhi Sampah, Pemkot Semarang Turunkan Backhoe!

SEMARANG, ISR – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengerahkan alat berat berupa backhoe untuk mengeruk endapan tanah dan sampah berat yang menghambat aliran air di Kali Banger, Senin (26/1/2026). Langkah ini dilakukan guna mendukung kegiatan kerja bakti warga sekaligus sebagai upaya nyata mengurangi risiko banjir di wilayah perkotaan.

Wali Kota Tinjau Langsung Kerja Bakti dan Talut Sungai

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, turun langsung meninjau kegiatan kerja bakti sekaligus kondisi talut Kali Banger. Ia menegaskan, Pemkot siap mendukung penuh kegiatan masyarakat, terutama ketika persoalan di lapangan tak bisa diselesaikan secara manual.

“Sambil tadi ada yang tidak bisa diselesaikan oleh masyarakat, kita harus membawa truk dan backhoe. Dan kami juga sudah menganggarkan untuk pembetulan talut,” ujar Agustina Wilujeng.

Sampah dan Endapan Lumpu Mulai Padati Sungai

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota mendapati Kali Banger telah dipenuhi endapan lumpur dan tumpukan sampah. Kondisi ini berpotensi menyumbat aliran air dan memicu genangan saat hujan deras. Oleh karena itu, pengerukan dilakukan menggunakan ekskavator agar aliran sungai kembali lancar.

Pemkot Semarang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan serupa di berbagai wilayah sebagai bagian dari pengendalian banjir dan pelestarian lingkungan perkotaan.

Gotong Royong Warga dan Pemkot Jadi Kunci

Kegiatan kerja bakti ini melibatkan warga yang tinggal di bantaran Kali Banger bersama jajaran Pemkot Semarang. Warga membersihkan sampah rumah tangga dan material ringan secara manual, sementara dinas terkait menurunkan backhoe untuk mengangkat lumpur, tanah, serta sampah berukuran besar.

Sinergi ini dinilai sangat efektif dalam mempercepat proses normalisasi sungai yang selama ini mengalami pendangkalan.

Edukasi Lingkungan dan Pencegahan Banjir

Selain membersihkan sungai, kerja bakti ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan ke sungai. Pemkot Semarang mengapresiasi partisipasi aktif warga dan berharap kolaborasi ini dapat menjadi contoh kepedulian bersama terhadap lingkungan.

Dengan Kali Banger yang semakin bersih dan alirannya lancar, diharapkan kualitas lingkungan meningkat, risiko banjir menurun, serta kenyamanan warga sekitar semakin terjaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang keras mengambil konten!