Respon Kekeringan dan Karhutla, Siswa SMP Mutual Magelang Gelar Shalat Istisqo dan Kumpulkan Donasi
Magelang, ISR – Siswa SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang menggelar shalat Istisqo untuk meminta turun hujan, Jumat (16/10/2026). Sekolah mengadakan shalat Istisqo itu karena kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Ratusan siswa, guru, dan karyawan mengikuti kegiatan di halaman sekolah.
Shalat Istisqo ini sekaligus menjadi gerakan donasi bagi korban karhutla. Para siswa dan guru menyisihkan uang saku mereka hingga terkumpul Rp8.521.500. Sekolah akan menyalurkan dana tersebut lewat Lazismu Kota Magelang.
Edukasi Tata Cara Shalat Istisqo
Sebelum shalat, guru menjelaskan tata cara shalat Istisqo kepada para siswa. Mereka tampak antusias karena kegiatan ini kemungkinan menjadi pengalaman pertama bagi sebagian besar siswa. Setelah itu, jemaah melaksanakan shalat dan berdoa bersama, lalu melanjutkan dengan penggalangan donasi.
Sekolah Ikut Terdampak Kemarau
Kepala SMP Mutual Ahmad Haryanto menyampaikan bahwa sekolahnya sudah beberapa bulan merasakan dampak kemarau. Debit air PDAM yang kecil membuat pasokan air sering tersendat, apalagi ratusan siswa membutuhkannya setiap hari.
“Kami sudah berusaha meminta droping air dari PDAM lewat mobil tangki. Kemarin Pemuda Muhammadiyah Kota Magelang juga sempat membantu air bersih,” ujarnya.
Instruksi PP Muhammadiyah dan Penguatan Karakter
Selain karena kemarau, shalat Istisqo ini menjawab instruksi Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam penanganan bencana karhutla. Sekolah menggerakkan siswa, guru, dan karyawan untuk berdonasi.
“Kegiatan ini menguatkan karakter siswa agar mampu mengasah empati dan peduli saat saudara kita membutuhkan. Empati harus diasah, bukan karakter instan,” tegas Ahmad.
Menurut Ahmad, praktik langsung ini membuat pembelajaran agama lebih kontekstual karena dekat dengan persoalan alam yang masyarakat hadapi. Para siswa berdoa meminta hujan, sekaligus membantu warga di luar pulau yang terkepung kabut asap.
Harapan Siswa untuk Korban Karhutla
Siswa kelas VIII SMP Mutual, Danish Razqa Faizah Satrio, mengaku sedih melihat warga terdampak karhutla yang kesulitan bernapas dan kehilangan tempat tinggal.
“Saya berharap penggalangan dana ini bisa membantu dan meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak kebakaran di sana,” tutur Danish.
