Penyerahan penghargaan oleh pihak sekolah kepada para siswa SMP Mutual yang berhasil meriah juara dalam ajang FLS2N 2026 Tingkat Kota Magelang, Sabtu (23/5/2026). (Dok. SMP Mutual Magelang)
Penyerahan penghargaan oleh pihak sekolah kepada para siswa SMP Mutual yang berhasil meriah juara dalam ajang FLS2N 2026 Tingkat Kota Magelang, Sabtu (23/5/2026). (Dok. SMP Mutual Magelang)

Siswa SMP Mutual Borong Juara FLS2N Tingkat Kota Magelang

Magelang – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan di Kota Magelang. Tiga siswa SMP Mutual borong juara FLS2N (Festival Lomba Seni Siswa Nasional) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang baru-baru ini.

Prestasi manis dalam ajang siswa SMP Mutual borong juara FLS2N ini ditorehkan oleh duet maut Reyhan Aldre dan Seto Ayodhya yang meraih Juara III Pantomim, serta Khanza Kineta Asmarani yang menyabet Juara III Solo Vocal. Keberhasilan mereka memperpanjang daftar prestasi sekolah unggulan tersebut di tingkat kota.

Apresiasi dan Awarding di Sekolah

Kegembiraan ini dirayakan oleh seluruh keluarga besar sekolah. Kepala SMP Mutual, Ahmad Haryanto, mengapresiasi kerja keras para siswa dengan memberikan penghargaan (awarding) langsung di hadapan ratusan murid saat acara Saturday Fun School (SFS) di halaman sekolah, Sabtu (23/05/2026).

Ahmad Haryanto membakar semangat para juara untuk terus berani berkarya dan tidak takut menghadapi kegagalan di masa depan.

“Anak Mutual harus berani mencoba dan jangan takut gagal. Karena kegagalan yang pernah kita alami adalah kumpulan cara Allah menunjukkan sebuah kesuksesan bagi kita,” pesan Ahmad memotivasi.

Cerita di Balik Panggung Pantomim

Seto Ayodhya, salah satu juara pantomim, mengaku sangat bangga bisa mewakili sekolahnya. Meski kali ini harus puas di posisi ketiga, ia memasang target tinggi untuk menyabet juara pertama pada kompetisi berikutnya. Bagi Seto, tantangan terbesar dalam kategori kelompok adalah menjaga ritme bersama.

“Senang bisa membawa pulang juara. Kita kebetulan berkelompok, jadi salah satu tantangannya adalah membangun kekompakan,” kata Seto.

Siswa yang menekuni pantomim sejak kelas IV SD ini menambahkan, bagian tersulit dari seni tanpa suara ini adalah menampilkan gestur dan gerak tubuh agar terlihat lembut sekaligus natural.

Latihan Intensif Dua Bulan

Dibalik trofi yang didapat, ada perjuangan panjang yang dilalui. Wakil Kepala Bidang Talenta SMP Mutual, Dwi Dedi, menjelaskan bahwa anak-anak didiknya menjalani latihan intensif selama dua bulan. Pihak sekolah bahkan sengaja mendatangkan guru ekstrakurikuler khusus untuk melatih mereka hampir setiap hari.

“Ini menjadi kesyukuran kami sehingga mampu menambah piala dan menunjukkan kepada masyarakat bahwa sebagai sekolah unggulan, SMP Mutual terus berkompetisi di Kota Magelang bahkan tingkat nasional,” pungkas Dwi Dedi. ( Fury Fariansyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang keras mengambil konten!