Program Takziah Ranting NU Dempet Jadi Wujud Kepedulian kepada Warga

DEMAK – Program Takziah Ranting NU Dempet menjadi salah satu kegiatan sosial yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui Program Takziah Ranting NU Dempet, pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Dempet rutin mendampingi keluarga yang berduka, memanjatkan doa, serta memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Komitmen tersebut terlihat dari berbagai kegiatan yang rutin berlangsung sepanjang tahun. Selain memperkuat ukhuwah Islamiyah, pengurus juga mendorong tumbuhnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.

Rutin Gelar Kegiatan Keagamaan

Ketua Tanfidziyah Ranting NU Dempet, K.H. Mukhlas, menjelaskan bahwa pengurus menjalankan sejumlah program tahunan. Program itu meliputi Peringatan Harlah Nahdlatul Ulama dan Halalbihalal. Kedua kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat kebersamaan warga NU.

Selain agenda tahunan, pengurus juga menggelar kegiatan rutin setiap Jumat malam Sabtu Pahing. Mereka melaksanakan kegiatan itu secara bergilir dari musala ke musala di Desa Dempet.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat silaturahmi. Selain itu, kami juga ingin meningkatkan semangat keagamaan dan mempererat hubungan antara pengurus, anggota, serta masyarakat,” ujar K.H. Mukhlas, Rabu (8/7/2026).

Program Takziah Perkuat Kepedulian Sosial

Rais Syuriyah Ranting NU Dempet, K.H. A. Qomaruddin, mengatakan Program Takziah Warga menjadi salah satu kegiatan yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pengurus telah menjalankan program tersebut selama hampir dua tahun.

Setiap kali ada warga meninggal dunia, pengurus dan anggota NU Dempet datang setelah agenda takziah umum selesai. Mereka memimpin doa bersama, menguatkan keluarga yang berduka, lalu menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian.

“Kami ingin selalu hadir di tengah masyarakat. Karena itu, kami berusaha mendampingi keluarga yang sedang berduka. Melalui program ini, kami berharap dapat meringankan beban mereka, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan semangat gotong royong,” tutur K.H. A. Qomaruddin.

Menurutnya, kehadiran pengurus NU tidak hanya menjadi simbol organisasi. Sebaliknya, kehadiran tersebut menunjukkan bahwa NU selalu membersamai masyarakat dalam berbagai kondisi.

Sinergi dengan Pemerintah Desa

Sementara itu, Pemerintah Desa Dempet terus mendukung setiap kegiatan Ranting NU Dempet. Kepala Desa Dempet, Suwondo, rutin menghadiri berbagai agenda sebagai bentuk sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat.

Di sisi lain, kader-kader muda NU juga terus menggerakkan berbagai kegiatan sosial. Salah satunya Muhammad Roghib, Kader Penggerak NU sekaligus Alumni PDPKPNU XI Tahun 2024. Ia aktif mendukung pelaksanaan berbagai program kemasyarakatan yang digagas Ranting NU Dempet.

Melalui kolaborasi tersebut, Ranting NU Dempet ingin terus menghadirkan organisasi yang dekat dengan masyarakat. Selain menjaga tradisi keagamaan, pengurus juga berupaya memperkuat kepedulian sosial melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan warga.

Dengan semangat “Dari Umat untuk Umat”, Ranting NU Dempet berharap seluruh program yang berjalan dapat mempererat persaudaraan, memperkuat nilai gotong royong, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang keras mengambil konten!