Arif Setiawan memberikan buku biografi Panji Witono secara simbolis kepada Ketua Ranting NU Tunggulsari
Arif Setiawan memberikan buku biografi Panji Witono secara simbolis kepada Ketua Ranting NU Tunggulsari

Launching Buku Biografi Panji Witono Welang di Tunggulsari, Tokoh Ulama Desa Dikenalkan ke Generasi Muda

KENDAL, ISR – IRMAS An Nur menggelar khataman ngaji dan ngopi bareng di Masjid An Nur, Dusun Welang, Desa Tunggulsari, Sabtu (14/3/2026). Panitia juga mengenalkan buku biografi Panji Witono Welang dalam acara tersebut.

Kegiatan Ramadhan itu menghadirkan tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta perwakilan pemerintah desa. Warga mengikuti acara dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Buku tersebut ditulis oleh Arif Setiawan. Ia menjabat sebagai carik Desa Tunggulsari. Ia menulis buku ini untuk mengangkat sejarah tokoh ulama dari Dusun Welang.

Arif menjelaskan bahwa Desa Tunggulsari termasuk desa tua di Kecamatan Brangsong. Desa ini memiliki banyak cerita sejarah yang perlu dikenalkan kepada generasi muda.

Menurut Arif, generasi muda sering tidak mengenal tokoh desa mereka sendiri. Karena itu, ia mengumpulkan berbagai cerita dan sumber sejarah untuk menyusun buku tersebut.

“Melalui buku ini, kami ingin mengenalkan kembali sosok ulama desa kepada masyarakat,” kata Arif Setiawan.

Ia juga berencana memperbanyak buku tersebut. Ia akan membagikannya secara gratis kepada masyarakat Desa Tunggulsari. Langkah ini diharapkan membantu warga mengenal sejarah desa mereka.

Buku Biografi untuk Mengingat Sejarah Desa

Perwakilan pemerintah desa, Bayan Salman, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia merasa senang melihat pemuda masjid aktif membuat kegiatan positif.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menghidupkan masjid. Acara ini juga mengangkat sejarah desa melalui peluncuran buku biografi tokoh lokal.

Ketua ranting Nahdlatul Ulama Tunggulsari, Kyai Taufik, juga mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia berharap generasi muda mengambil pelajaran dari perjalanan para ulama desa.

Ia juga mendorong remaja masjid untuk terus membuat kegiatan keagamaan. Pengajian, lomba islami, dan kegiatan Ramadhan dapat menghidupkan masjid.

IRMAS An Nur Perkuat Peran Pemuda Masjid

Ketua IRMAS An Nur, Ghufron, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan tersebut.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berjalan. Menurutnya, kegiatan masjid dapat mempererat kebersamaan warga.

Ghufron juga ingin para pemuda lebih aktif di lingkungan masjid. Ia berharap generasi muda ikut menjaga tradisi keagamaan desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang keras mengambil konten!