Kronologi Tiga Warga Hanyut di Kalibodri
KENDAL, ISR – Peristiwa warga hanyut Sungai Kalibodri Kendal terjadi di Dukuh Kersan, Desa Tegorejo, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Tiga warga dilaporkan hanyut saat bermain pelampung ban dalam mobil. Dua orang berhasil selamat, sementara satu korban hingga kini masih dalam proses pencarian oleh petugas dan warga.
Kronologi Kejadian
Insiden warga hanyut Sungai Kalibodri Kendal bermula ketika tiga warga berencana menyusuri aliran sungai menggunakan pelampung ban dalam mobil. Mereka berangkat dari wilayah Cepiring menuju Bendungan Juwero dengan menumpang kendaraan roda empat. Sekitar pukul 15.00 WIB, ketiganya mulai turun ke sungai dan mengikuti arus air menuju arah Cepiring.

Namun, saat melintas di bawah jembatan rel kereta api wilayah Desa Tegorejo, pelampung yang mereka gunakan kehilangan keseimbangan. Akibatnya, ketiganya terjatuh ke sungai dan terseret arus yang cukup deras.
Dua Korban Selamat, Satu Masih Dicari
Dua korban, yakni Fitriyanto Bayu Irawan (29) dan Arif Kurniawan (49), warga Desa Cepiring, berhasil berenang ke tepi sungai dan menyelamatkan diri. Sementara itu, Muhammad Efendi (35), juga warga Desa Cepiring, dilaporkan terseret arus dan belum ditemukan hingga berita ini ditulis. Saat kejadian, korban mengenakan kaos berwarna abu-abu.
Peristiwa warga hanyut Sungai Kalibodri Kendal ini pertama kali diketahui oleh saksi mata Ir Pai (69) dan Said (33), warga Dukuh Kersan. Keduanya segera memberi tahu warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pegandon.

Upaya Pencarian dan Imbauan Keselamatan
Petugas kepolisian bersama relawan dan masyarakat langsung melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Kalibodri. Selain itu, tenaga kesehatan memberikan penanganan awal kepada dua korban selamat di Puskesmas Pegandon.
Petugas mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama saat musim hujan yang menyebabkan arus air meningkat dan berbahaya.
