Petugas Basarnas bersama tim gabungan menemukan jasad korban anak hanyut di irigasi Sojomerto di perairan wilayah Kabupaten Demak setelah melakukan pencarian di aliran Sungai Blukar.

Anak 6 Tahun Hanyut di Irigasi Sojomerto Gemuh, Ditemukan di Perairan Demak

Kendal, ISR – Anak 6 Tahun Hanyut di Irigasi Sojomerto Gemuh, Ditemukan di Perairan Demak. Peristiwa anak hanyut di irigasi Sojomerto Gemuh menggegerkan warga Dukuh Sumyak, Desa Sojomerto, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal. Tim gabungan menemukan jasad korban pada Kamis, 5 Maret 2026 sekitar pukul 11.00 WIB di perairan yang sudah masuk wilayah Kabupaten Demak.

Korban bernama Arqam Bagus Dwi Atmaja (6). Ia merupakan putra Saiqul Ansohi, warga Dukuh Sumyak RT 01 RW 07 Desa Sojomerto. Peristiwa anak hanyut di irigasi Sojomerto Gemuh bermula saat korban bermain air bersama dua temannya di saluran irigasi desa.

Barang yang ditemukan petugas saat proses identifikasi korban anak hanyut di irigasi Sojomerto Gemuh.

Bermain Air di Saluran Irigasi

Kejadian awal berlangsung pada Jumat, 27 Februari 2026 sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu Arqam bermain di saluran irigasi bersama dua temannya.

Seorang warga yang melihat mereka sempat berteriak dari rumahnya. Ia meminta anak-anak tersebut berhenti bermain di saluran air. Rumah saksi berjarak sekitar 50 meter dari lokasi.

Setelah memberi peringatan, saksi kembali melanjutkan aktivitas memasak di rumahnya.

Korban Diduga Hanyut ke Sungai Blukar

Sekitar 15 menit kemudian saksi mendengar tangisan anak-anak. Ia segera mendatangi lokasi dan hanya menemukan dua anak.

Saksi lalu bertanya kepada mereka. Kedua anak itu mengatakan bahwa satu temannya hanyut terbawa arus air.

Saksi kemudian mengajak warga lain menuju ujung saluran irigasi. Lokasi itu berada sekitar 150 meter dari tempat awal korban bermain.

Warga mencoba menghadang arus air di pertemuan saluran irigasi dengan Sungai Blukar. Namun debit air cukup besar sehingga mereka tidak berani turun lebih jauh.

Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat setempat. Tim gabungan dari Kepolisian, TNI, Basarnas, BPBD, Damkar, dan warga langsung melakukan pencarian.

Tim menyusuri aliran Sungai Blukar dari Desa Sojomerto hingga muara Pantai Kemangi. Basarnas Kendal juga berkoordinasi dengan Basarnas Semarang dan Basarnas Demak.

Koordinasi itu bertujuan memperluas area pencarian di sepanjang aliran sungai hingga wilayah pesisir.

Jasad Korban Ditemukan di Demak

Tim pencari akhirnya menemukan jasad korban pada Kamis, 5 Maret 2026 sekitar pukul 11.00 WIB. Lokasi penemuan berada di perairan wilayah Kabupaten Demak.

Petugas kemudian membawa jenazah korban ke rumah duka di Desa Sojomerto. Jenazah tiba sekitar pukul 22.15 WIB.

Keluarga langsung memakamkan korban pada malam hari. Melalui Kepala Desa Sojomerto, keluarga juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang membantu proses pencarian, terutama kepada aparat kepolisian dan tim gabungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang keras mengambil konten!