Jemaah Haji Asal Tegal Wafat di Madinah Akibat Serangan Jantung
Madinah – Kabar duka datang dari Tanah Suci. Jemaah haji asal Tegal wafat di Madinah akibat serangan jantung saat menjalankan ibadah haji pada Jumat (24/4/2026) waktu Arab Saudi.
Jemaah haji asal Tegal wafat di Madinah akibat serangan jantung tersebut bernama Rodiah (68), yang tergabung dalam Kloter SOC (Solo) 03. Ia mengembuskan napas terakhir setelah mengalami sesak napas dan henti jantung tidak lama setelah tiba di Madinah.
PPIH Pastikan Badal Haji dan Layanan Kesehatan
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, menyampaikan bahwa Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menjamin pelaksanaan badal haji bagi jemaah yang wafat.
“Kita berdoa semoga almarhumah husnul khatimah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan perkembangan data keberangkatan jemaah haji Indonesia. Hingga saat ini, sebanyak 40 kloter dengan total 15.349 jemaah telah berangkat ke Arab Saudi. Sementara itu, 9.884 jemaah dari 25 kloter sudah tiba di Madinah.
Petugas mencatat 93 jemaah menjalani rawat jalan, dua orang menjalani perawatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan satu jemaah mendapatkan perawatan di rumah sakit Arab Saudi.
Imbauan Jaga Kesehatan di Tengah Cuaca Panas
Ichsan mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah haji. Ia meminta PPIH embarkasi membatasi kegiatan seremonial saat pemberangkatan agar jemaah memiliki waktu istirahat yang cukup.
Ia juga mengingatkan kondisi cuaca di Madinah yang mencapai 34 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan sekitar 25 persen.
“Jemaah perlu menjaga kesehatan dengan banyak minum air, menggunakan pelindung kepala, serta mengenakan pakaian yang nyaman,” jelasnya.
Ia mengimbau jemaah untuk mengikuti arahan petugas dan ketua kloter serta memanfaatkan waktu untuk beristirahat dan memprioritaskan ibadah wajib.
Pemakaman di Baqi dan Pesan untuk Jemaah
Ketua PPIH Embarkasi Solo, Fitriyanto, membenarkan kabar wafatnya Rodiah binti Wayan (68). Ia menyampaikan bahwa almarhumah wafat pada Kamis (23/4/2026) pukul 11.45 WAS.
“Almarhumah rencananya akan dimakamkan di Makam Baqi, Madinah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan duka mendalam dan mengajak jemaah lain untuk menjaga kesehatan karena ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima.
“Kami mengucapkan belasungkawa mendalam. Semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” katanya.
Ia memastikan petugas memenuhi hak-hak jemaah, termasuk pelaksanaan badal haji dan asuransi.
