Cara SMP Mutual Magelang Tanamkan Karakter Berbagi Sejak Dini Lewat Momen Idul Adha
MAGELANG – Pihak sekolah memanfaatkan momen Hari Raya Idul Adha 1447 H secara optimal. Langkah ini menjadi cara SMP Mutual Magelang tanamkan karakter berbagi sejak dini lewat momen Idul Adha kepada seluruh siswa.
​Melalui aksi nyata pada Kamis (28/05/2026), pihak sekolah membagikan 450 paket daging qurban kepada warga sekitar. Selain itu, mereka juga menyasar tetangga dari para guru dan karyawan. Langkah konkret ini membuktikan bahwa pendidikan karakter memerlukan praktik nyata di tengah masyarakat, bukan sekadar teori di dalam kelas.
​Melibatkan Siswa dalam Pengalaman Nyata
​Pada tahun ini, para guru dan siswa berhasil menghimpun 2 ekor sapi dan 3 ekor kambing. Selanjutnya, siswa boarding dan perwakilan organisasi sekolah ikut mengelola seluruh hewan qurban tersebut secara langsung.
​Kepala SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang, Ahmad Haryanto, sengaja menerapkan sistem pelibatan aktif ini. Tujuannya adalah agar para siswa merasakan langsung dinamika bergotong-royong.
​”Kami ingin memberikan pengalaman nyata bagi para siswa. Meskipun mereka hanya menonton atau membantu memotong dan mengangkat daging, ini menjadi modal pengalaman yang sangat berharga,” jelas Ahmad.
​Oleh karena itu, Ahmad menekankan makna keikhlasan di hadapan ratusan anak didiknya. Iman harus selalu berada di atas urusan duniawi. Nilai utama inilah yang menjadi target utama sekolah untuk para siswa.
​Apresiasi Tinggi dari Tokoh Muhammadiyah
​Sementara itu, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang memberikan apresiasi tinggi terhadap aksi sosial ini. Berdasarkan data PDM, kesadaran berqurban warga Muhammadiyah sangat tinggi. Secara keseluruhan, warga Muhammadiyah se-Kota Magelang menyembelih total 108 ekor sapi pada tahun ini.
​”Warga tetap memiliki semangat qurban yang luar biasa meskipun kondisi ekonomi sedang tidak menentu. Oleh sebab itu, kami berharap konsistensi ini dapat menginspirasi para siswa SMP Mutual hingga mereka dewasa nanti,” tutur Ketua PDM Kota Magelang, Rifqi Muhammad.
​Kemudian, Sekretaris PDM Kota Magelang, Salamun, juga menambahkan pandangannya. Menurut beliau, lembaga pendidikan Muhammadiyah harus mampu memberikan dampak sosial yang nyata bagi lingkungan sekitar.
​”Keberadaan sekolah harus membawa dampak positif. Akhirnya, hari ini SMP Mutual membuktikan hal tersebut melalui ruang dakwah nyata yang menyentuh hati masyarakat,” pungkas Salamun. (Fury Fariansyah)
