Proses pencairan warga hilang di Sungai Bodri

Pergi ke Kebun, Warga Patebon Hilang di Aliran Sungai Bodri Kendal

​KENDAL, ISR – Aparat Polsek Patebon bersama tim gabungan melakukan pencarian intensif terhadap Kasdi (73) yang hilang di sekitar aliran Sungai Bodri Kendal, Minggu (10/5/2026). Korban diduga hanyut setelah tak kunjung pulang ke rumah sejak siang hari usai beraktivitas di kebun miliknya.

​Peristiwa ini bermula saat Kasdi berpamitan untuk pergi ke kebun pada Minggu pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Lokasi kebun tersebut berada tepat di pinggir Sungai Bodri Kendal, wilayah Desa Kumpulrejo, Kecamatan Patebon.

​Keluarga mulai merasa curiga karena hingga tengah hari, korban tidak kunjung kembali ke rumah. Anak korban, Solikun, kemudian berinisiatif menyisir area kebun namun hanya menemukan jejak aktivitas tanpa keberadaan ayahnya.

​”Sekira jam 12.30 WIB korban tidak kunjung pulang ke rumah kemudian pelapor mencari korban di kebun tersebut, namun korban tidak ditemukan,” ujar pihak kepolisian.

​Upaya Pencarian di Bantaran Sungai

​Pihak keluarga bersama warga sekitar sempat melakukan pencarian mandiri dengan menyisir area sungai di sekitar kebun. Namun, upaya tersebut nihil sehingga mereka memutuskan melaporkan kejadian ke Polsek Patebon pada pukul 15.00 WIB.

​Tim gabungan yang terdiri dari Polsek Patebon, Sat Pol Air Polres Kendal, BPBD Kabupaten Kendal, dan PMI segera terjun ke lokasi. Petugas langsung memetakan area kecelakaan sungai di Kendal tersebut guna melakukan langkah evakuasi awal.

​”Petugas mendatangi TKP dan melakukan pencarian dibantu oleh perangkat desa dan warga sekitar,”  ujar pihak kepolisian mengonfirmasi upaya pencarian masif di daerah rawan Sungai Bodri.

​Kondisi Medan dan Kelanjutan Pencarian

​Hingga Minggu petang, tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Arus sungai dan kondisi medan di sekitar bantaran menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam keamanan bantaran sungai selama proses penyisiran.

​Berdasarkan hasil koordinasi di lapangan, operasi pencarian terpaksa dihentikan sementara saat hari mulai gelap. Tim BPBD Kendal menjadwalkan pencarian lanjutan dengan cakupan wilayah penyisiran yang lebih luas.

​”Hasil koordinasi dengan tim BPBD Kabupaten Kendal pencarian akan dilanjutkan besok pagi,” tutup laporan tersebut.

Menurut informasi terbaru, korban baru ditemukan pada hari Selasa (12/05/2026) jam 12.00 WIB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang keras mengambil konten!