Para santri Ponpes Darul Muqorrobin Kendal menikmati wahana di Wisata Bahari Lamongan (WBL) dalam agenda Rihlah dan Ziarah tahunan, Selasa (13/5/2026).
Para santri Ponpes Darul Muqorrobin Kendal menikmati wahana di Wisata Bahari Lamongan (WBL) dalam agenda Rihlah dan Ziarah tahunan, Selasa (13/5/2026).

9 Bus Santri Darul Muqorrobin Kendal Ziarah ke Sunan Ampel dan Wisata Bahari Lamongan, Begini Serunya!

Kendal, 12 Mei 2026 — Rihlah dan Ziarah Ponpes Darul Muqorrobin Kendal kembali hadir pada 12—13 Mei 2026. Ratusan santri dan santriwati bersama para dewan asaatidz serta Dzuriyyah pengasuh menaiki 9 bus menuju Surabaya dan Lamongan dalam agenda tahunan yang selalu mereka tunggu-tunggu.

Sebelum berangkat, Habib Firdaus bin Masyhur Al Munawwar selaku pengasuh Ponpes memimpin langsung pembacaan istighosah. Beliau memohon kepada Allah SWT agar memberikan keselamatan kepada seluruh rombongan, baik saat berangkat maupun saat kembali ke Kendal. Momen ini menjadi penanda bahwa Rihlah dan Ziarah Ponpes Darul Muqorrobin Kendal bukan sekadar wisata biasa, melainkan perjalanan yang sarat nilai spiritual.

Berangkat Malam, Dikawal Polisi hingga Tol Mangkang

Tepat pukul 20.00 WIB, seluruh peserta berkumpul di halaman Hotel Anugrah Kendal. Kemudian, iring-iringan 9 bus melaju dengan pengawalan Patwal dari Polres dan Polsek setempat. Aparat kepolisian mengawal rombongan hingga pintu masuk Tol Mangkang sebelum akhirnya rombongan melanjutkan perjalanan mandiri menuju Surabaya.

Subuh di Surabaya, Ziarah Khusyuk ke Makam Sunan Ampel

Sesampainya di Surabaya, seluruh rombongan langsung menunaikan sholat Subuh berjamaah. Setelah itu, mereka berjalan menuju area makam Sunan Ampel untuk membaca Yasin, Tahlil, dan doa bersama. Suasana khusyuk terasa kental di antara ratusan santri yang memadati area ziarah pagi itu. Usai berziarah, mereka kemudian mandi dan bersiap diri sebelum agenda berikutnya dimulai.

Sarapan Lalu Tancap Gas ke Wisata Bahari Lamongan

Pukul 06.00 WIB, setelah sarapan di sekitar Surabaya, seluruh bus bergerak menuju Wisata Bahari Lamongan (WBL). Empat jam kemudian, tepatnya pukul 10.00 WIB, rombongan tiba di area parkir WBL yang sudah ramai oleh pengunjung dari berbagai daerah. Selanjutnya, panitia mempersilakan semua peserta menikmati berbagai wahana, termasuk Maharani Zoo di WBL-2 yang bisa mereka akses dengan tiket terusan.

Santri Asal Batam Pertama Kali Rasakan Serunya Wahana Adrenalin

Di antara ratusan peserta, Danu Wijaya dan adiknya Lady Wijaya tampak paling bersemangat. Keduanya merupakan santri asal Batam yang baru pertama kali menginjakkan kaki di WBL. Mereka langsung menjajal wahana-wahana pemacu adrenalin dan mengaku tidak menyesal. “Kami sangat senang, apalagi wahana yang menguji adrenalin. Kami sangat suka,” ujar Danu dengan wajah berbinar.

Makan Sore di Lamongan, Makan Malam di Salatiga

Pukul 14.30 WIB, seluruh peserta meninggalkan WBL dan singgah di Resto Kurnia Jatim untuk makan sore. Lokasinya yang berdekatan dengan WBL membuat perpindahan rombongan berlangsung cepat dan tertib. Selanjutnya, semua bus bergerak menuju Salatiga untuk makan malam di Resto Cikal Gading. Dalam setiap sesi makan, santri dan santriwati menempati ruang yang terpisah sesuai tradisi pesantren.

Tiba di Kendal Dini Hari, Perjalanan Usai dengan Selamat

Tepat pukul 23.57 WIB, seluruh rombongan meninggalkan Salatiga dan bertolak kembali ke Kendal. Akhirnya, pada 14 Mei 2026 pukul 01.00 WIB, semua peserta tiba dengan selamat. Dengan demikian, agenda Rihlah dan Ziarah Ponpes Darul Muqorrobin Kendal tahun ini resmi berakhir — membawa pulang kenangan spiritual dan keceriaan yang tak mudah terlupakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang keras mengambil konten!