Petugas Satlantas Polrestabes Semarang memeriksa surat kendaraan dan perlengkapan keselamatan pengendara dalam Operasi Zebra Candi 2025 (sumber: kompas)

Semarang Diwarnai Razia! Operasi Zebra 2025 Ungkap Pelanggaran Fantastis

Semarang, Infosemarangraya.com — Operasi Zebra Candi 2025 yang dilaksanakan sejak 17 hingga 30 November 2025 di wilayah hukum Polda Jawa Tengah, termasuk Kota Semarang, mencatat jumlah pelanggaran lalu lintas yang sangat tinggi. Hingga hari ke-13, petugas menemukan 44.686 pelanggaran, baik melalui penindakan manual maupun sistem tilang elektronik (ETLE).

Polda Jawa Tengah mengungkapkan bahwa pengendara usia muda mendominasi pelanggaran, dengan sekitar 77% pelanggar berada pada rentang usia 16–35 tahun. Operasi ini digelar sebagai langkah memperkuat kedisiplinan masyarakat sekaligus menekan angka kecelakaan jelang libur Natal dan Tahun Baru.

📊 Data Pelanggaran Selama Operasi Zebra Candi 2025

Total pelanggaran: 44.686 kasus

Total tilang: 12.027 pengendara

ETLE: 7.015

Tilang manual: 5.012

Teguran: 32.659 pengendara

Kelompok usia pelanggar terbesar: 16–35 tahun

Jenis pelanggaran yang paling banyak ditemukan meliputi:

Tidak memakai helm SNI

Melawan arus

Menerobos lampu merah

Menggunakan ponsel saat berkendara

Kendaraan tidak laik jalan

Menggunakan knalpot tidak standar

🚑 512 Kecelakaan, 12 Meninggal Dunia

Selain temuan pelanggaran, Polda Jawa Tengah juga mencatat 512 kecelakaan lalu lintas selama masa operasi. Dari angka tersebut, terdapat 12 korban meninggal dunia, puluhan mengalami luka berat, dan ratusan luka ringan.

Data ini menegaskan bahwa tingkat kedisiplinan lalu lintas masih menjadi masalah serius, terutama di kota-kota besar seperti Semarang, Solo, dan Banyumas.

📍 Titik Operasi dan Razia di Semarang

Polrestabes Semarang menempatkan personel di berbagai titik rawan, antara lain:

Simpang Lima

Jalan Pandanaran

Tugu Muda

Kaligawe

Jalan Gajah Mada

Kawasan kampus dan sekolah

Selain razia di lapangan, penegakan aturan juga diperkuat lewat ETLE statis dan mobile, sehingga pelanggar dapat terekam tanpa perlu dihentikan langsung oleh petugas.

👮 Fokus Penindakan dalam Operasi Zebra 2025

Operasi Zebra Candi tahun ini mengedepankan beberapa pendekatan utama:

Edukasi: Sosialisasi keselamatan berkendara

Preventif: Patroli dan pengaturan lalu lintas

Humanis: Mengedepankan pendekatan tanpa kekerasan

Represif: Penindakan tegas untuk pelanggaran berat

Penindakan juga menyasar kendaraan dengan risiko keselamatan tinggi, seperti:

Truk yang melebihi muatan

Kendaraan tidak laik jalan

Pengendara tanpa SIM

📣 Imbauan Kepolisian

Polda Jateng mengajak masyarakat untuk lebih sadar dan disiplin dalam berlalu lintas, bukan hanya karena operasi berlangsung, tetapi demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain.

“Mayoritas korban kecelakaan adalah usia produktif. Kami berharap operasi ini membuka kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan, ” tegas pihak kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang keras mengambil konten!