Fatir saat menjuarai Turnamen Akbar di Jakarta, membawa pulang 1 unit Playstation 3 dan 2 stik OM, serta sejumlah uang Jutaan Rupiah.

Perjalanan Fatir Dari Newbie Hingga Koleksi Ratusan Trophy

PAMEKASAN, ISR– Nama Fatir, pemuda kelahiran Pamekasan tahun 2003, kini sering diperbincangkan di kalangan player game sepak bola PlayStation 3. Siapa sangka, ia mulai bermain PS pada akhir tahun 2020—tepat setelah ia lulus sekolah. Dan awal 2021 ia langsung terjun ke kompetisi.

Debutnya jauh dari kata manis. Di Turnamen Open pertamanya di Jawa Timur, Fatir harus angkat kaki lebih cepat daripada yang ia bayangkan.

“Dulu iseng-iseng ikut lomba Open, Langsung pulang awal,” kenangnya sambil tersenyum.

Namun justru dari kegagalan itulah nyalinya terbentuk. Ia mulai masuk ke turnamen pemula lokal… dan langsung juara. Semi open? Juara lagi. Tapi perjalanan menuju kelas open tak mudah—ia gagal lima kali. Lima kali jatuh, lima kali bangkit.

Momentum emasnya muncul di Malang.

“Pertama kali juara open di Malang. Final ketemu player kuat, Gembel Tangerang,” ujar Fatir.

Kemenangan itu menjadi titik balik besar dalam kariernya.

Setelah itu, Fatir berubah menjadi “mesin kompetisi”. Di Surabaya, ia tampil brutal: menyapu bersih juara 1-4 sekaligus. Dan rentetan prestasinya tak berhenti. Di Jawa Timur, ia kembali mencatat sejarah pribadi—sapu bersih 7 Turnamen Open berturut-turut, sebelum akhirnya di Blacklist.

60 Gelar Juara & 100 Trofi Lebih

Hingga hari ini, Fatir telah mengantongi sekitar 60 gelar juara. Jumlah trofinya bahkan melampaui 100 buah, membuat rak di rumahnya nyaris tak cukup menampung semuanya.

Bagi Fatir, setiap trofi bukan sekadar penghargaan—ia adalah jejak perjalanan dari pemula yang sering kalah menjadi salah satu player paling konsisten di Jatim.

Turnamen Paling Berkesan: Jakarta, hampir 400 Slot, Dua Gelar Sekaligus

Dari sekian banyak lomba yang ia ikuti, satu turnamen tak akan pernah ia lupakan: turnamen raksasa di Jakarta.

Slot hampir mencapai 400 — peserta datang dari berbagai kota, bahkan luar Jawa. Persaingan ketat, tekanan tinggi, tapi Fatir justru tampil menggila.

Ia pulang bukan hanya membawa satu gelar, melainkan dua sekaligus: juara 1 dan juara 2.

Hadiahnya pun spesial: 1 unit PS3, dua stik OM, dan uang pembinaan.

“Yang ini beda. Atmosfernya, lawannya, tekanannya, semuanya level atas, pesertanya juga beragam, ada yang dari luar Pulau Jawa” kata Fatir.

Baca juga Pola Latihan dan Rahasia Sapu Bersih Fatir Madura https://infosemarangraya.com/eksklusif-pola-latihan-dan-rahasia-sapu-bersih-fatir-madura/

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang keras mengambil konten!