Milad IPM SMP Mutual Ke-65 Semarak, Siswa Baru Tampilkan Pentas Seni dan Semangat Kaderisasi
MAGELANG, ISR – Milad IPM ke-65 menjadi momen istimewa bagi keluarga besar SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang. Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMP Mutual merayakan hari lahir organisasi dengan menghadirkan pentas seni yang melibatkan ratusan siswa baru sekaligus memperkuat semangat kaderisasi di lingkungan sekolah.
Perayaan berlangsung meriah pada Jumat (17/7). Acara diawali dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala SMP Mutual Kota Magelang, Ahmad Haryanto. Selanjutnya, ia menyerahkan potongan tumpeng kepada Ketua IPM SMP Mutual sebagai simbol estafet kepemimpinan dan semangat berorganisasi.
Milad Jadi Momentum Perkuat Kaderisasi
Kepala SMP Mutual Kota Magelang, Ahmad Haryanto, mengapresiasi peran IPM yang selama ini aktif membangun karakter dan kepemimpinan pelajar. Menurutnya, IPM menjadi wadah penting untuk menyiapkan kader Muhammadiyah sejak usia sekolah.
Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah membutuhkan regenerasi yang berkelanjutan. Karena itu, sekolah terus mendorong siswa mengikuti organisasi sebagai sarana belajar memimpin dan melayani.
“Muhammadiyah bukan milik pribadi. Organisasi ini terus bergerak karena ada kader yang siap melanjutkan estafet kepemimpinan. IPM menjadi ruang bagi para pelajar untuk mempersiapkan diri sebagai penerus Muhammadiyah,” ujarnya.
Selain itu, Ahmad berharap para pengurus IPM mampu menjadi teladan bagi seluruh warga sekolah. Menurutnya, karakter, kedisiplinan, dan kepedulian sosial harus menjadi identitas setiap kader IPM.
“Saya berharap kelak banyak alumni SMP Mutual yang tetap berkhidmat di Muhammadiyah. Jika itu terwujud, berarti proses kaderisasi di sekolah berjalan dengan baik,” katanya.
Angkat Tema Pelajar Berdampak
Ketua IPM SMP Mutual, Syaqila Naura, menjelaskan bahwa Milad IPM tahun ini mengusung tema “Resonansi Algoritma Pelajar Berdampak.” Tema tersebut mengajak pelajar memahami tantangan zaman sekaligus memanfaatkan perkembangan teknologi untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Menurut Naura, IPM ingin melahirkan pelajar yang tidak hanya aktif di sekolah, tetapi juga mampu memberi dampak positif melalui berbagai kegiatan nyata.
“Kami akan terus berusaha menghadirkan gerakan yang bermanfaat. Walaupun dimulai dari langkah kecil, kami ingin tetap istiqamah mengajak teman-teman menjalankan salat berjamaah, menjaga kebersihan sekolah, dan melakukan kegiatan sosial,” tuturnya.
Perkuat Kepedulian Melalui Gerakan Infaq
Selain mengembangkan kepemimpinan, IPM SMP Mutual juga terus menggerakkan budaya berbagi melalui program infak rutin setiap Jumat. Program tersebut bertujuan menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial di kalangan pelajar.
Naura menjelaskan bahwa dana infak dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan sosial sekaligus membantu sesama yang membutuhkan.
“Melalui gerakan infak, kami ingin mengajak teman-teman belajar berbagi sejak dini. Dana yang terkumpul kami gunakan untuk kegiatan sosial dan edukasi kepedulian kepada sesama,” jelasnya.
Perayaan Milad IPM ke-65 menjadi bukti bahwa organisasi pelajar tidak hanya berperan sebagai wadah pengembangan kepemimpinan. Lebih dari itu, IPM hadir sebagai ruang pembentukan karakter, penguatan nilai keislaman, serta kaderisasi yang menyiapkan generasi Muhammadiyah untuk masa depan.
