Market Day SD Muhammadiyah Palur Latih Jiwa Entrepreneur Siswa Sejak Dini
SUKOHARJO, ISR – SD Muhammadiyah Palur menggelar kegiatan Market Day pada Selasa dan Rabu, 6–7 Januari 2026. Kegiatan tahunan ini menjadi sarana pemelajaran kontekstual untuk melatih jiwa entrepreneur, kemandirian, serta keterampilan sosial siswa sejak usia dini.
Lapangan sekolah berubah menjadi pasar mini yang meriah. Ratusan siswa terlibat aktif sebagai penjual maupun pembeli. Pada hari pertama, Selasa (6/1), siswa kelas 1 hingga 3 menjajakan aneka produk. Keesokan harinya, Rabu (7/1), giliran siswa kelas 4 hingga 6 yang mengelola lapak dagangan mereka.
Seluruh produk yang dijual merupakan hasil kreativitas siswa yang disiapkan bersama guru kelas dan pendamping. Mereka meracik berbagai makanan dan minuman, mulai dari jajanan tradisional hingga menu kekinian yang menarik minat pembeli.
Antusiasme terlihat sejak pagi. Stan-stan sederhana tertata rapi, sementara siswa dengan percaya diri menawarkan produk mereka kepada teman-teman dan para guru. Suasana lapangan sekolah pun dipenuhi interaksi jual beli yang edukatif dan menyenangkan.
Ketua Panitia Market Day, Devi Kunti Ernawati, mengatakan kegiatan ini dirancang agar siswa memperoleh pengalaman langsung dalam dunia niaga. Menurutnya, Market Day bukan sekadar jual beli, tetapi juga sarana pembentukan karakter.
“Melalui Market Day, anak-anak belajar bertransaksi, bekerja sama dalam tim, bersikap jujur saat menghitung uang, dan berani berkomunikasi dengan pembeli,” ujarnya.
Ia menambahkan, setiap siswa memiliki peran berbeda dalam kelompok. Ada yang bertugas menyiapkan makanan, menawarkan dagangan, hingga mencatat pemasukan dan pengeluaran.
“Anak-anak sangat antusias. Mereka belajar langsung dari pengalaman nyata di luar kelas, dan itu sangat berharga,” tambah Devi.
Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah Palur menegaskan komitmennya dalam memberikan pendidikan yang seimbang antara teori dan praktik. Market Day menjadi media untuk mengaplikasikan pelajaran matematika, sosial, dan karakter secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.
Pihak sekolah berharap pengalaman berjualan ini dapat menjadi bekal soft skill bagi siswa, sekaligus menumbuhkan semangat wirausaha, kejujuran, dan kemandirian yang bermanfaat di masa depan.
Kontributor: Choerul Anam
