Desak Sikap Tegas soal Galian C, KH Munib: NU Kendal Jangan Tumpul karena Hibah
KENDAL, ISR – Wakil Katib Syuriah PWNU Jawa Tengah, KH Munib Abd Muchit, meminta NU Kendal bersikap tegas terhadap dampak negatif aktivitas tambang Galian C di Kabupaten Kendal. Ia menilai keresahan warga akibat tambang tidak boleh diabaikan oleh organisasi keagamaan.
​KH Munib menegaskan bahwa NU Kendal memiliki tanggung jawab moral untuk hadir memberikan solusi. Pihaknya berharap organisasi ini tidak sekadar menjadi penonton saat warga mengeluhkan kerusakan lingkungan.
​Prioritas Keselamatan Warga di Atas Investasi
​Aktivitas tambang Galian C saat ini memicu berbagai masalah serius bagi masyarakat. Keluhan mengenai kerusakan jalan, debu, hingga risiko kecelakaan lalu lintas telah menjadi perhatian publik yang luas.
​”Persoalan ini bukan hanya soal ekonomi, tapi menyangkut keselamatan masyarakat,” ujar KH Munib. Ia mendorong agar kebijakan pemerintah daerah lebih memprioritaskan keamanan warga di atas investasi tambang.
​Menjaga Independensi Organisasi
​Dalam arahannya, KH Munib mengingatkan pentingnya menjaga independensi NU Kendal dalam menyampaikan kritik. Hubungan baik dengan pemerintah tidak boleh melunturkan keberanian moral organisasi dalam membela kepentingan publik.
​Ia secara khusus menyoroti dana hibah sebesar Rp20 miliar yang diterima organisasi. Menurutnya, dana tersebut tidak boleh membuat kritis organisasi menjadi tumpul.
​”NU harus menunjukkan bahwa mereka tetap independen dan berpihak pada kemaslahatan masyarakat,” tegasnya. Harapannya, NU Kendal terus menjadi jembatan efektif antara aspirasi warga dan pemerintah daerah.
