Refleksi Setahun Kepemimpinan Bupati Kendal, Massa Soroti Persoalan Galian C Kendal
Kendal, ISR – Puluhan masyarakat Kabupaten Kendal menggelar aksi unjuk rasa di Pendopo Kabupaten Kendal pada Rabu sekitar pukul 16.00 WIB. Aksi ini menjadi bagian dari refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kendal yang dinilai belum mampu menyelesaikan persoalan galian C Kendal.
Sekitar 50 orang yang terdiri dari perwakilan BEM Kendal, warga Desa Puguh, Desa Tunggulsari, dan Desa Nologerto datang untuk menyampaikan aspirasi. Mereka menyoroti persoalan galian C Kendal yang hingga kini masih menimbulkan berbagai dampak bagi masyarakat sekitar.
Warga Tuntut Ketegasan Soal Tambang
Dalam orasinya, warga Desa Tunggulsari dan Desa Puguh mendesak Bupati Kendal agar bersikap tegas terhadap aktivitas tambang yang meresahkan masyarakat.
Warga menilai aktivitas tambang tersebut memicu berbagai persoalan lingkungan dan mengganggu aktivitas masyarakat. Mereka berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata agar persoalan tambang tidak terus berlarut.
Warga Desa Puguh Minta Perlindungan Pemerintah
Perwakilan masyarakat Desa Puguh, Asep, menjelaskan bahwa warga saat ini merasa berada dalam bayang-bayang pelaporan dari pihak PT PAS.
Asep mengatakan masyarakat membongkar jembatan yang dianggap mengganggu kepentingan warga. Ia menegaskan bahwa Kepala Desa Puguh sebelumnya menyetujui pembongkaran tersebut.
Namun setelah pembongkaran berlangsung, warga merasa khawatir karena pihak perusahaan berpotensi melaporkan masyarakat.
Karena itu, masyarakat Desa Puguh meminta perlindungan kepada Bupati dan Wakil Bupati Kendal agar pemerintah daerah membantu menyelesaikan persoalan tersebut secara adil.
BEM Kendal Fasilitasi Aspirasi
Ketua BEM Kendal, Hanif, mengatakan bahwa BEM Kendal memfasilitasi masyarakat Kabupaten Kendal agar mereka dapat menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah daerah.
Hanif menegaskan bahwa mahasiswa bersama masyarakat ingin memastikan pemerintah mendengar suara warga.
OPD Terima Aspirasi Massa
Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menerima aspirasi peserta aksi. Kepala Badan Kesbangpol Kendal, Febi, hadir bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) serta perwakilan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kendal.
Pada saat yang sama, Bupati dan Wakil Bupati Kendal menjalankan tugas di luar kota sehingga mereka tidak dapat menemui massa aksi.
Febi berjanji akan menyampaikan aspirasi mahasiswa dan masyarakat kepada Bupati dan Wakil Bupati Kendal. Ia juga menyatakan bahwa pemerintah daerah akan menjadwalkan audiensi agar perwakilan masyarakat dapat berdialog langsung dengan pimpinan daerah.
Aksi Berlangsung Damai
Peserta aksi menyampaikan aspirasi dengan tertib dan damai. Setelah kegiatan selesai, peserta aksi dan perwakilan pemerintah daerah melaksanakan buka bersama di Pendopo Kendal.
