Bullying PPDS Unsri Terbongkar, Junior Dipalak Biaya Dugem hingga Tiket Pesawat

ISR – Bullying PPDS Unsri terbongkar setelah dugaan perundungan di Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Kesehatan Mata Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya viral di media sosial. Dalam kasus ini, senior diduga secara sistematis memalak junior dengan dalih senioritas, mulai dari biaya dugem, tiket pesawat, hingga kebutuhan pribadi yang tidak berkaitan dengan pendidikan.

Korban mengaku senior memaksa dirinya membiayai gaya hidup mereka, seperti membayar biaya semesteran, membeli skincare, mengikuti olahraga padel, hingga menanggung tiket konser dan sewa rumah. Praktik ini menempatkan junior sebagai objek eksploitasi finansial yang berlangsung berulang dan terstruktur.

Tekanan psikologis akibat bullying PPDS Unsri ini disebut sangat berat. Korban dikabarkan sempat melakukan upaya bunuh diri dan memilih mengundurkan diri dari PPDS karena tidak sanggup menghadapi intimidasi dan pemerasan yang terus terjadi.

Kementerian Kesehatan langsung turun tangan setelah menerima laporan resmi dan melakukan investigasi. Hasilnya, Kemenkes memastikan adanya praktik perundungan dalam bentuk pungutan liar di lingkungan PPDS tersebut.

“Telah terjadi praktik perundungan berupa permintaan pembayaran atau pungutan liar oleh peserta PPDS Ilmu Kesehatan Mata,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Aji Muhawarman.

Sebagai sanksi tegas, Kemenkes menghentikan sementara penyelenggaraan PPDS Ilmu Kesehatan Mata FK Unsri di RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang. Langkah ini menjadi sinyal keras bahwa budaya senioritas yang menindas tidak boleh lagi hidup dalam sistem pendidikan dokter spesialis.

Kasus bullying PPDS Unsri ini membuka fakta bahwa kekerasan struktural masih mengakar di dunia pendidikan kedokteran. Tanpa pembenahan serius dan sanksi tegas, praktik serupa berpotensi terus berulang dengan korban berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang keras mengambil konten!