Jalan Pertigaan Rengas, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, ditutup total

Akses Jalan Pertigaan Rengas Bawen Ditutup Total, Ini Rekayasa Lalu Lintas dan Jalur Alternatif

Semarang, ISR – Akses jalan Pertigaan Rengas, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, ditutup total mulai Sabtu (24/1/2026) seiring dimulainya proyek pengecoran jalan sepanjang 200 meter untuk persiapan Exit Tol Jogja–Bawen. Penutupan ini direncanakan berlangsung selama 12 hari hingga 2 Februari 2026.

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menyampaikan bahwa pengecoran dilakukan di kawasan Exit Tol Ambarawa sebagai bagian dari kesiapan jalur tol penghubung Bawen–Yogyakarta. Proyek tersebut mencakup perbaikan dan penguatan badan jalan di titik strategis Pertigaan Rengas.

“Saat ini sedang dilakukan pengecoran di Exit Tol Ambarawa sepanjang 200 meter, tepatnya di kawasan Pertigaan Rengas. Ini adalah persiapan untuk jalur tol antara Bawen–Jogja,” ujar AKBP Ratna saat dikonfirmasi di Ungaran, Senin (26/1/2026).

Guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas akibat penutupan total, Polres Semarang menerapkan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan melalui kawasan Pasar Hewan Ambarawa (Pasar Pon). Pengendara dari arah Bawen maupun Ambarawa diarahkan melingkar ke Jalan Kartini.

“Untuk jalan yang saat ini sedang dilakukan pengecoran kami tutup total. Pengguna jalan akan kami alihkan ke dalam kawasan Pasar Pon agar arus tetap lancar,” tegasnya.

Meski akses utama ditutup sementara, Kapolres memastikan bahwa aktivitas ekonomi di Pasar Pon tetap berjalan normal. Selama masa pengerjaan, terdapat tiga kali jadwal pasaran yang tidak terdampak oleh rekayasa lalu lintas.

“Kegiatan di Pasar Pon tidak terpengaruh. Masyarakat tetap bisa beraktivitas seperti biasa dan sejauh ini tidak terjadi kemacetan,” jelasnya.

Terkait kemungkinan difungsikannya jalur tersebut untuk arus mudik Lebaran 2026, pihak kepolisian menyatakan masih menunggu kajian teknis mengenai kelayakan jalan. Keputusan akhir akan ditentukan oleh instansi terkait dengan mempertimbangkan faktor keselamatan pengguna jalan.

“Kami sangat bergantung pada kelayakan. Faktor keselamatan menjadi yang utama sebelum jalur ini bisa difungsikan,” ungkap AKBP Ratna.

Sementara itu, Kanit Kamsel Satlantas Polres Semarang IPDA Aprilia Ika menambahkan bahwa pengecoran dilakukan pada badan jalan sisi kanan dan kiri agar permukaan jalan lebih tinggi dan aman dilalui. Skema pengalihan arus telah disiapkan secara jelas agar tidak membingungkan pengendara.

“Pengendara dari arah Bawen atau Ambarawa menuju Jalan Kartini kami arahkan masuk melalui pintu Pasar Pon dan keluar di pertigaan sisi lainnya,” terangnya.

Bagi pengguna jalan dari arah Semarang yang hendak menuju Ambarawa, petugas mengimbau untuk menggunakan jalur alternatif lain, seperti Pertigaan Taman Bawen, guna menghindari penumpukan kendaraan di lokasi pengecoran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang keras mengambil konten!