Tambang Ilegal Kendal Digerebek Warga, Puluhan Galon Solar Subsidi Disita
Kendal, ISR – Aksi spontanitas warga Desa Sidomukti, Weleri, berhasil membongkar dugaan praktik penyelewengan BBM di lokasi tambang ilegal Kendal, Selasa (12/5/2026). Selain menutup operasional secara paksa, warga mengamankan sedikitnya 26 galon Solar subsidi sebagai barang bukti untuk diserahkan ke Polsek Weleri.
​Aksi heroik ini bermula dari keresahan yang memuncak. Warga menengarai aktivitas keruk bumi ini telah beroperasi tanpa izin resmi sejak Oktober 2025. Dengan membawa spanduk bertuliskan protes keras, warga merangsek masuk ke area pertambangan untuk menghentikan alat berat secara paksa.
​”Hentikan tambang ilegal ini. Ini tambang ilegal dan harus ditutup!” tegas Ketua RW 04, Kuswanto, saat memimpin aksi di lokasi kejadian.
​Temuan Solar Subsidi di Lokasi
​Kekecewaan warga semakin membesar setelah menemukan fakta lain di lapangan. Mereka mendapati tumpukan galon berisi bahan bakar minyak (BBM) yang tersembunyi. Warga kemudian mengamankan sedikitnya 26 galon Solar yang diduga kuat merupakan barang subsidi.
​”Tambang ini tidak berizin. Kegiatan ini sangat merusak lingkungan dan warga merasa resah,” lanjut Kuswanto menjelaskan alasan utama aksi spontanitas tersebut.
​Ketua RW 01, Matoha S, beserta sejumlah warga lainnya ikut mendampingi penyitaan barang bukti tersebut. Mereka menemukan 10 galon Solar di titik penambangan dan 16 galon lainnya di area basecamp milik pengelola.

​Penanganan Polsek Weleri
​Warga akhirnya membubarkan diri dengan tertib sekitar pukul 13.00 WIB setelah memastikan seluruh aktivitas pengerukan berhenti total. Meski situasi sempat memanas di lapangan, koordinasi yang baik antar warga membuat kondisi tetap aman dan terkendali.
​Warga kemudian menyerahkan seluruh barang bukti berupa puluhan galon Solar tersebut ke pihak berwajib. Saat ini, kepolisian telah mengamankan barang bukti di Mapolsek Weleri guna penyelidikan lebih lanjut terkait praktik tambang ilegal Kendal tersebut.
