SMP Mutual Magelang Beri Penghargaan Guru Berprestasi, Ini Daftarnya
Magelang – SMP Mutual Magelang beri penghargaan guru berprestasi sebagai upaya nyata membangun budaya kerja profesional di lingkungan sekolah. Program ini sekaligus menunjukkan komitmen sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui apresiasi kinerja guru.
Selain itu, SMP Mutual Magelang beri penghargaan guru berprestasi berdasarkan hasil supervisi akademik dan survei kepuasan siswa. Dengan langkah ini, sekolah mendorong para guru untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan tantangan pendidikan di era modern.
Kepala SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang, Ahmad Haryanto, menegaskan bahwa profesionalitas guru menjadi kunci utama dalam meningkatkan daya saing sekolah. Ia menilai guru tidak cukup hanya menyampaikan materi, tetapi juga harus mampu menginspirasi siswa.
“Guru harus menghadirkan pembelajaran yang inovatif, menarik, dan tidak membosankan. Dengan begitu, siswa bisa belajar secara menyenangkan dan bermakna,” jelasnya.
Penghargaan Usai Upacara Jadi Inspirasi
Sekolah menyerahkan penghargaan setelah upacara bendera hari Senin. Dengan cara ini, para siswa bisa langsung menyaksikan dan meneladani prestasi para guru.
Lebih lanjut, Ahmad Haryanto menekankan bahwa kompetisi tidak hanya berlaku bagi siswa. Sebaliknya, guru juga perlu terus meningkatkan kualitas diri melalui evaluasi rutin.
“Kami melaksanakan supervisi akademik setiap tahun sebagai bentuk evaluasi sekaligus quality control,” tambahnya.
Tiga Kategori Penghargaan
Dalam kegiatan ini, sekolah membagi penghargaan ke dalam tiga kategori, yaitu guru terbaik supervisi akademik, guru teladan, dan guru profesional.
Untuk kategori guru terbaik supervisi akademik, sekolah menetapkan:
Isni Malika (IPA)
Nurul Fadhila (Bahasa Inggris)
Hesti Enggarwati Muntabingah (IPS)
Devi Alfiyani (BK)
Miftachul Jannah (PAI)
Sementara itu, kategori guru teladan diraih oleh:
Ayuk Windarti (Tahfidz)
Krismantya (Matematika)
Dzudin Annas Nasrullah (Tahfidz)
Adapun kategori guru profesional diberikan kepada:
Khomsin Adi Subroto (Bahasa Indonesia)
Nugroho Budi Santoso (Matematika)
Shabrina Khairuzzadi (Bahasa Arab)
Inovasi Pembelajaran Jadi Kunci
Salah satu penerima penghargaan, Miftachul Jannah, menggunakan metode “point hunting” dengan media puzzle saat mengajar sejarah Islam. Melalui metode ini, siswa aktif mencari jawaban dan mengumpulkan poin.
Akibatnya, suasana kelas menjadi lebih hidup dan interaktif. Bahkan, siswa terlihat lebih antusias mengikuti pembelajaran.
“Saya tidak menyangka bisa mendapat penghargaan ini. Karena itu, saya semakin termotivasi untuk terus belajar dan berinovasi,” ujarnya.
Evaluasi Berbasis Data Lebih Objektif
Di sisi lain, Wakil Kepala Sekolah Bidang SDM dan Penjamin Mutu Internal, Mita Meitasani, menjelaskan bahwa sekolah juga menggunakan angket siswa sebagai bahan evaluasi.
Dengan demikian, sekolah memperoleh data yang lebih objektif terkait kinerja guru. Data tersebut kemudian digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
“Kami tidak membandingkan guru satu dengan yang lain. Namun, kami menggunakan data ini sebagai dasar perbaikan berkelanjutan,” tegasnya.
Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
Secara keseluruhan, program ini menunjukkan komitmen kuat SMP Mutual Magelang dalam meningkatkan mutu pendidikan. Tidak hanya itu, sekolah juga ingin membangun budaya kerja profesional yang berkelanjutan.
Oleh karena itu, penghargaan ini diharapkan mampu memotivasi seluruh guru untuk terus berkembang dan memberikan pembelajaran terbaik bagi siswa. (Fury Fariansyah)
