Dilepas Muhammadiyah dan Disdik Magelang, Siswa SMP Mutual ke Tiga Negara
Magelang, ISR – Sebanyak 35 siswa SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang mengikuti International Student Festival (ISF) ke tiga negara setelah dilepas oleh Muhammadiyah dan Dinas Pendidikan Kota Magelang. Program keberangkatan siswa SMP Mutual ke tiga negara ini meliputi kunjungan ke Malaysia, Thailand, dan Singapura sebagai bagian dari penguatan pendidikan berwawasan global.
Sebanyak 35 siswa tersebut didampingi oleh lima guru pendamping. Kegiatan dikemas dalam program International Student Festival (ISF) yang diisi dengan berbagai kompetisi akademik sekaligus pengenalan budaya Indonesia di tingkat internasional.
Kepala SMP Muhammadiyah 1 Alternatif Kota Magelang, Ahmad Haryanto, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari International Class Program (ICP). Tujuannya untuk membuka wawasan siswa terhadap perkembangan pendidikan di luar negeri agar dapat menjadi inspirasi dan pengalaman berharga.
“Saat ini kami telah bekerja sama dengan Cambridge University Partner sebagai pengembangan kurikulum baru. Ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam menghadirkan pendidikan yang berkemajuan dan mendunia,” ujarnya saat pelepasan di Aula Cendekia Kantor Dinas Pendidikan Kota Magelang, Selasa (13/1/2025).
Di negara tujuan, para siswa akan mengikuti sejumlah kompetisi, antara lain science and math, choral speaking, serta storytelling. Selain itu, juga dilakukan pertukaran budaya dengan menampilkan seni tradisional Indonesia khas Magelang.
“Kami juga akan mengunjungi Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) di Malaysia. Para siswa siap menampilkan Tari Kubro dan Tari Indang,” tambahnya.
Sementara itu, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang melalui Sekretaris PDM, Salamun, M.Pd.I., menilai keberangkatan ini sebagai momen berharga yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh para siswa.
“Jangan hanya menjadi pengalaman perjalanan semata, tetapi harus meninggalkan bekas yang bermakna dan dapat menginspirasi siswa lain,” pesannya.
Keberangkatan dijadwalkan pada 17–24 Januari 2025. Diharapkan, pengalaman internasional tersebut mampu membentuk karakter siswa yang berwawasan global dan menjadi teladan di lingkungan sekolah.
Program ini juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Magelang. Kepala Dinas Pendidikan Kota Magelang, Nurwiyono, M.Pd., menyampaikan penghargaan atas penggunaan kurikulum Cambridge pertama di jenjang SMP di Kota Magelang.
“Pendidikan di luar negeri bisa menjadi inspirasi, terutama dalam penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua. Semoga program ISF ini berkelanjutan dan menjadi kiblat bagi SMP lain di Kota Magelang,” tandasnya.
