Jumat Literasi, SMP N 2 Brangsong Gaungkan 800 Puisi untuk Perempuan Hebat
Penulis: Ulul Azmi S.Pd
Kendal, ISR – Jumat Literasi di SMP Negeri 2 Brangsong berlangsung semarak melalui gerakan “800 Puisi untuk Perempuan Hebat”, Jumat (24/4/2026). Kegiatan Jumat Literasi ini melibatkan seluruh warga sekolah dalam penulisan puisi secara serentak.
Dalam Jumat Literasi tersebut, siswa, guru, karyawan, dan kepala sekolah mengikuti kegiatan menulis puisi di teras kelas masing-masing. Mereka duduk bersama dan menulis dengan penuh semangat. Suasana belajar terasa lebih hidup karena semua peserta aktif menuangkan ide dan imajinasi.
Tumbuhkan Literasi Aktif
Sekolah menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari program pembiasaan. Program ini mendorong siswa untuk aktif membaca dan menulis. Siswa tidak hanya menikmati karya, tetapi juga menciptakan karya sastra.
Tema “perempuan hebat” hadir sebagai bentuk apresiasi terhadap peran perempuan dalam kehidupan sehari-hari. Siswa menulis tentang ibu, guru, dan tokoh inspiratif lainnya.
Kepala Sekolah Beri Dukungan
Kepala sekolah Nidhom mendukung penuh kegiatan ini. Ia menilai program ini memberi dampak positif bagi siswa.
“Kegiatan ini melatih kemampuan berbahasa sekaligus mengasah kepekaan rasa, imajinasi, dan kreativitas siswa,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini membantu siswa mengekspresikan diri dan menghargai karya teman.
Bangun Karakter dan Kreativitas
Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan literasi, tetapi juga membangun karakter siswa. Siswa berdiskusi, bertukar ide, dan saling memberi inspirasi.
Interaksi tersebut menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Siswa pun menjadi lebih termotivasi untuk belajar.
Karya Dipajang di Mading
Sekolah akan menampilkan karya puisi siswa di mading kelas. Langkah ini memberi ruang ekspresi sekaligus menumbuhkan rasa bangga.
Mading yang penuh karya puisi dapat memicu semangat siswa lain untuk ikut berkarya.
Harapan Berkelanjutan
Sekolah berharap Jumat Literasi terus berjalan secara rutin. Program ini diharapkan menjadi budaya yang kuat di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan ini, sekolah ingin membentuk generasi yang kreatif, peka, dan mampu berkomunikasi melalui karya sastra.
