Tahun Baru Tanpa Hura-Hura, Kendal Kirim Doa untuk Aceh-Sumatera

Kendal, ISR – Di saat sebagian daerah bersiap menyambut pergantian tahun dengan pesta dan gemerlap kembang api, Pemerintah Kabupaten Kendal memilih langkah berbeda, mengajak warganya menahan euforia dan menyalakan empati.

Musibah yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera menjadi pengingat bahwa tidak semua orang bisa menyambut tahun baru dengan senyum dan sukacita. Ada tangis yang belum reda, ada luka yang belum sembuh, dan ada kehilangan yang masih menyisakan duka mendalam.

“Atas dasar rasa kemanusiaan dan empati terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa bencana, kami mengimbau masyarakat Kabupaten Kendal untuk tidak merayakan pergantian tahun secara berlebihan,” ujar Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, Selasa (30/12/2025).

Ia mengajak masyarakat untuk tidak menyalakan kembang api, petasan, maupun melakukan konvoi kendaraan. Bukan karena larangan semata, tetapi sebagai bentuk kepekaan sosial, bahwa kebahagiaan sejati tidak selalu dirayakan dengan suara riuh, melainkan dengan doa dan kepedulian.

Sebagai gantinya, Pemerintah Kabupaten Kendal menggelar “Doa Bersama dan Aksi Solidaritas” di Stadion Utama Kendal, Rabu malam, 31 Desember 2025. Sebuah ruang sunyi untuk bersatu dalam doa, menguatkan sesama, dan mengirim harapan bagi mereka yang tengah diuji oleh bencana.

Di tengah gemerlap pergantian tahun, Kendal memilih untuk menundukkan kepala, bukan karena lemah, tetapi karena peduli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang keras mengambil konten!