Hijaukan Lereng Gunung Prau, Muhammadiyah Kendal Tanam 1.000 Bibit Kopi Arabika Bernilai Tinggi

KENDAL – Upaya menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani terus dilakukan Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PDM Kendal bersama Pemuda Muhammadiyah Kendal. Salah satunya melalui kegiatan penanaman 1.000 bibit kopi di Desa Kediten, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal, Kamis (25/12).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mengurangi risiko kerusakan lingkungan di kawasan lereng Gunung Prau, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi petani setempat.

Desa Kediten dikenal sebagai desa penyangga Gunung Prau dengan mayoritas warganya bermata pencaharian sebagai petani sayuran, jagung, dan tembakau. Namun, aktivitas pertanian tanaman semusim di lahan dengan kemiringan lebih dari 40 derajat dinilai berisiko tinggi memicu longsor.

Untuk itu, penanaman tanaman tahunan berakar kuat seperti kopi menjadi solusi yang ditawarkan.

“Kita mencoba bekerja sama dengan petani, bagaimana memulihkan lahan dengan menanam tanaman tahunan yang bernilai ekonomi,” ujar Wasito, Ketua MLH Muhammadiyah Kendal.

Wasito menambahkan, kopi merupakan salah satu produk unggulan Desa Kediten. Ke depan, program ini tidak berhenti pada penanaman bibit saja, tetapi akan dilanjutkan dengan berbagai kegiatan pemberdayaan petani.

Sementara itu, Wakil Ketua PDM Kendal, Samsul Hidayat, berharap program ini dapat berjalan berkesinambungan dan tanaman kopi dirawat dengan baik oleh para petani.

“Ini kopi arabika, spesial. Tidak semua daerah bisa ditanami arabika. Nilai ekonominya tinggi, kami ingin kesejahteraan bisa dirasakan bersama,” tegasnya.

Senada, Wakil Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan Pemuda Muhammadiyah Kendal, Rifqi Khoirul Anam, menyebut penanaman kopi ini sebagai upaya menjaga keseimbangan antara ekonomi dan ekologi.

“Banyak proyek eksploitasi alam tanpa mempertimbangkan dampaknya. Sebagaimana hadis Nabi, rezeki dan ajal itu beriringan. Jika alam dieksploitasi habis-habisan, maka bencana tinggal menunggu waktu,” ungkapnya.

Kegiatan penanaman 1.000 bibit kopi ini turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kecamatan Plantungan, Pemerintah Desa Kediten, PCM Plantungan, LLHPB Aisyiyah Kendal, serta para petani Desa Kediten.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang keras mengambil konten!