4 Calon Haji Gagal Berangkat Akibat Tidak Lolos Kriteria Kesehatan

4 Calon Haji Gagal Berangkat Akibat Tidak Lolos Kriteria Kesehatan

​KENDAL, ISR – Kabar duka menyelimuti persiapan haji di Kabupaten Kendal tahun ini. Kepulangan jemaah haji Kendal sebanyak empat orang dari Embarkasi Asrama Haji Donohudan (AHD) menjadi sorotan utama setelah mereka dinyatakan tidak lolos kriteria istithaah kesehatan pada tahap pemeriksaan akhir sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

​Peristiwa ini menjadi pukulan berat bagi para jemaah yang sebelumnya telah dilepas secara resmi dari Pendopo Kabupaten Kendal pada akhir April lalu. Mimpi yang sudah di depan mata terpaksa tertunda akibat regulasi medis yang sangat ketat pada musim haji 2026.

​Penyebab Utama Pembatalan

​Keputusan kepulangan jemaah haji Kendal ini diambil oleh tim medis PPIH Embarkasi Solo setelah melalui serangkaian tes kesehatan fisik dan kognitif. Berdasarkan data lapangan, faktor utama penyebab gagalnya keberangkatan ini meliputi:

​Diagnosis Demensia Berat: Salah satu jemaah asal Weleri, Wasti Sutarno (72), terpaksa dipulangkan karena kondisi penurunan fungsi kognitif yang dinilai berisiko tinggi jika dipaksakan menjalankan ibadah di Arab Saudi.

​Penyakit Organ Kronis: Beberapa jemaah lainnya terdeteksi mengalami komplikasi kesehatan yang tidak memenuhi standar kelayakan terbang dan kemampuan fisik mandiri.

​Pendampingan Medis: Kepulangan juga dialami oleh jemaah yang dalam kondisi sehat namun harus mendampingi pasangannya yang dinyatakan tidak laik berangkat.

​Implementasi Aturan Istithaah yang Diperketat

​Kepala Kantor Kemenag Kendal menegaskan bahwa kepulangan jemaah haji Kendal ini merupakan konsekuensi dari implementasi sistem Siskohatkes yang lebih objektif. Tahun ini, kriteria istithaah atau kemampuan kesehatan menjadi syarat mutlak sebelum jemaah diperbolehkan melakukan pelunasan biaya haji maupun pemberangkatan.

​”Kami sangat prihatin, namun keselamatan dan nyawa jemaah adalah prioritas utama. Standar kesehatan tahun ini memang diperketat guna meminimalisir angka kematian jemaah di Tanah Suci,” jelas otoritas terkait.

​Status Keberangkatan di Masa Depan

​Meskipun mengalami kepulangan jemaah haji Kendal di menit-menit terakhir, pihak Kemenag memastikan bahwa hak jemaah tidak hilang. Bagi jemaah yang kondisinya bisa dipulihkan, mereka dapat diprioritaskan untuk keberangkatan tahun depan. Sementara bagi yang mengalami sakit permanen, status keberangkatan dapat dilimpahkan kepada ahli waris sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

​Hingga saat ini, sebagian besar jemaah asal Kendal lainnya dilaporkan telah mendarat di Madinah dan dalam kondisi kesehatan yang stabil untuk menjalankan rangkaian ibadah arbain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang keras mengambil konten!