Wakil Bupati Kendal Hadiri Konferancab Ansor Gemuh, Tegaskan Toleransi Tak Bisa Ditawar
KENDAL, ISR – Wakil Bupati Kendal Beny Karnadi menghadiri Konferensi Anak Cabang (Konferancab) XIV Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Gemuh yang digelar di MTs NU Gemuh, Kabupaten Kendal, tahun 2025. Kehadiran orang nomor dua di Kendal ini menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap peran strategis GP Ansor dalam menjaga nilai toleransi dan keberagaman.
Konferancab tersebut dihadiri Camat Gemuh, Kepala KUA Gemuh, Danramil Gemuh, Kapolsek Gemuh, perwakilan KNPI, Karang Taruna, Ketua Tanfidziyah dan Rais ‘Aam MWCNU Gemuh, PAC Muslimat NU, PAC Fatayat NU, IPNU-IPPNU, PW GP Ansor Jawa Tengah, serta jajaran Pimpinan Ranting GP Ansor se-Kecamatan Gemuh.
Perwakilan PW GP Ansor Jawa Tengah, Misbahul Munir, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kabupaten Kendal memiliki posisi penting dalam struktur gerakan Ansor di Jawa Tengah.
“Kendal adalah sokonya Ansor Jawa Tengah, dan Gemuh adalah sokonya Kendal. Dari Gemuh inilah kaderisasi dan kekuatan organisasi Ansor terus dibangun,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa Konferancab menjadi momentum strategis untuk evaluasi organisasi sekaligus memilih Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Gemuh masa khidmat 2025–2028.
Sementara itu, Wakil Bupati Kendal Beny Karnadi menyampaikan apresiasi kepada GP Ansor Gemuh yang selama ini menjadi rumah kaderisasi dan mampu menyesuaikan arah gerak organisasi dengan perkembangan zaman.
“Saya yakin Ansor akan selalu ada sepanjang zaman. Tugas Ansor adalah menjaga toleransi. Pluralitas adalah keniscayaan dan keberagaman merupakan sunnatullah yang wajib dijaga oleh kader-kader NU,” tegasnya.
Menurut Beny Karnadi, GP Ansor memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, kerukunan, serta stabilitas sosial di tengah masyarakat yang majemuk. Ia berharap Konferancab ini mampu melahirkan kepemimpinan yang visioner dan responsif terhadap tantangan zaman.
Konferancab XIV GP Ansor Gemuh ini diharapkan semakin memperkuat soliditas kader serta sinergi antara Ansor, NU, dan pemerintah daerah dalam menjaga nilai Islam rahmatan lil ‘alamin dan keutuhan NKRI.
