Kepala SMA NU 05 Brangsong, Ibu Ana Khoirul Umami, S.S, saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan pembekalan Aswaja bagi siswa kelas XII di aula sekolah.

SMA NU 05 Brangsong Gelar Pembekalan Aswaja bagi Siswa Kelas XII

Brangsong, 1 April 2026 — SMA NU 05 Brangsong menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) bagi siswa kelas XII pada Rabu (1/4/2026) di aula sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman keagamaan, ke-NU-an, serta membekali siswa dengan wawasan kepemimpinan dan keterampilan sosial menjelang kelulusan.

Kegiatan yang dikoordinatori oleh Mahbub Mujahidin, S.Pd ini menghadirkan sejumlah pemateri dari berbagai latar belakang. Materi pertama dan kedua tentang ke-Aswajaan dan ke-NU-an disampaikan oleh M. Jauhari selaku Wakil Rois Syuriah MWC NU Brangsong.

Selanjutnya, materi ke-IPNU dan ke-IPPNU-an disampaikan oleh Khourul Anam dan Vita dari PAC IPNU-IPPNU Brangsong. Materi keindonesiaan diberikan oleh Koramil Brangsong, H. Ipung. Sementara itu, materi kepemimpinan disampaikan oleh Mahful Ahyar dari PC IPNU Kendal.

Suasana kegiatan pembekalan Aswaja siswa kelas XII SMA NU 05 Brangsong di aula sekolah yang diikuti dengan penuh antusias oleh para peserta.

Pada sesi berikutnya, peserta mendapatkan materi manajemen konflik dan scientific problem solving yang disampaikan oleh Asnawi selaku Kasatkoryon Banser Brangsong. Materi networking and lobbying (komunikasi dan kerja sama) disampaikan oleh Ahmad Faris Ahkam dari ISR. Adapun materi studi problematika pendidikan Indonesia disampaikan oleh Nur Hikamtussobah selaku pemerhati pendidikan.

Dalam sambutannya, Kepala SMA NU 05 Brangsong, Ibu Ana Khoirul Umami, S.S, memberikan pembinaan kepada seluruh peserta. Ia menegaskan pentingnya menjaga amaliah Nahdlatul Ulama serta melestarikan ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah di tengah perkembangan zaman.

“Sebagai generasi Z, kita harus terus belajar dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Di luar nanti kalian akan menghadapi berbagai perbedaan, baik kebiasaan maupun ideologi. Maka, penting untuk memiliki prinsip yang kuat agar tidak mudah terpengaruh,” tuturnya.

Ia juga mengajak para siswa untuk membentengi diri dari pergaulan yang tidak baik, serta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, siswa diingatkan untuk selalu menjaga hubungan dengan guru, karena doa guru akan menyertai sepanjang hayat.

Dalam kegiatan ini, panitia juga menetapkan tata tertib yang harus dipatuhi peserta, di antaranya hadir tepat waktu, mengenakan seragam sesuai ketentuan, tidak menggunakan ponsel selama kegiatan, mencatat materi, serta menjaga ketertiban dan kebersihan. Peserta juga diwajibkan mengikuti sholat berjamaah serta menghormati pemateri, panitia, dan sesama peserta.

Melalui kegiatan pembekalan ini, diharapkan siswa kelas XII SMA NU 05 Brangsong memiliki bekal yang kuat dalam aspek keagamaan, kebangsaan, serta keterampilan hidup. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang berakhlak, berprinsip, dan siap berkontribusi di tengah masyarakat serta melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang keras mengambil konten!