Desa Digital di Kabupaten Kendal: Tunggulsari dan Manggungsari Pelopor
Kendal, ISR- Desa digital di Kabupaten Kendal kini diterapkan oleh Desa Tunggulsari, Kecamatan Brangsong, dan Desa Manggungsari, Kecamatan Weleri. Dari total 266 desa di Kabupaten Kendal, dua desa ini menjadi pelopor dalam penerapan layanan administrasi berbasis digital untuk masyarakat.
Program desa digital ini membantu warga mengurus administrasi dengan lebih cepat dan mudah. Masyarakat tidak perlu lagi datang berkali-kali ke balai desa atau mengantre lama untuk mengurus surat.
Sekretaris Desa Tunggulsari, Arif, menjelaskan bahwa desa digital hadir untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pemerintah desa ingin memangkas waktu pelayanan sekaligus memanfaatkan perkembangan teknologi.
“Sekarang warga bisa membuat surat-surat administrasi dari rumah. Setelah kami proses, warga tinggal datang ke balai desa untuk mengambil surat yang sudah jadi,” ujar Arif.
Melalui sistem ini, warga dapat mengajukan berbagai jenis surat secara online. Layanan tersebut meliputi surat keterangan, surat pengantar, dan kebutuhan administrasi lainnya. Sistem digital ini juga memudahkan perangkat desa dalam mengelola data dan arsip.
Untuk menggunakan layanan tersebut, masyarakat dapat mengunduh aplikasi Dedi (Desa Digital Indonesia) di Play Store. Aplikasi ini menjadi sarana resmi pelayanan administrasi desa berbasis digital.
👉 https://play.google.com/store/apps/details?id=com.dedi.webview
Aplikasi Desa Digital Indonesia menghubungkan warga dengan pemerintah desa secara langsung. Warga dapat mengajukan permohonan administrasi kapan saja tanpa harus datang lebih dulu ke balai desa.
Pemerintah Desa Tunggulsari dan Manggungsari berharap inovasi ini dapat meningkatkan kepuasan masyarakat. Mereka juga berharap desa digital bisa mendorong desa lain di Kabupaten Kendal untuk mengikuti langkah serupa. Dengan begitu, pelayanan publik desa akan semakin modern, cepat, dan transparan.
