Belum Rampung, Jembatan Rp1,2 Miliar di Kendal Sudah Retak dan Ambrol!

KENDAL, ISR – Proyek perbaikan Jembatan Sungai Lingen di Desa Kartikajaya, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, menuai sorotan tajam. Belum genap rampung, jembatan yang baru diperbaiki itu sudah mengalami retak hingga ambrol, memicu kekhawatiran warga dan tanda tanya besar atas kualitas pengerjaan proyek.

Jembatan tersebut merupakan akses vital penghubung antardusun, sekaligus jalur utama aktivitas warga, khususnya nelayan dan masyarakat pesisir. Ironisnya, perbaikan jembatan ini telah diajukan sejak sembilan tahun lalu, namun justru bermasalah saat akhirnya direalisasikan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengerjaan proyek dimulai pada Oktober 2025 dengan estimasi waktu 90 hari. Namun sebelum masa pekerjaan berakhir, struktur jembatan sudah menunjukkan kerusakan serius. Pada bagian bawah terlihat talud longsor, patok pembatas roboh, dan badan jembatan mengalami penurunan.

Padahal, proyek ini menyedot anggaran cukup besar, yakni dari APBD Kendal 2025 sebesar Rp. 992.637.000, ditambah Anggaran Perubahan sebesar Rp. 200 juta. Total anggaran hampir Rp. 1,2 miliar, namun hasilnya justru memprihatinkan.

Warga sekitar mengaku khawatir jembatan semakin parah, apalagi jika diterjang hujan deras dan banjir rob. Mereka mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan, melakukan audit teknis, serta memastikan keselamatan pengguna jalan.

“Sudah lama kami menunggu perbaikan, tapi baru dipakai sebentar kok malah rusak lagi. Ini uang rakyat, jangan sampai asal jadi,” ujar salah satu warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun dinas terkait. Publik kini menunggu kejelasan tanggung jawab, apakah kerusakan ini akibat faktor alam, kesalahan perencanaan, atau lemahnya pengawasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang keras mengambil konten!