kegiatan outing class SMP Darul Muqorrobin
kegiatan outing class SMP Darul Muqorrobin

Belajar dari Alam, Outing Class Kelas VIII SMP Darul Muqorrobin di Kalikesek Kendal

Kendal, 2 Februari 2026 – Seluruh siswa kelas VIII SMP Darul Muqorrobin mengikuti kegiatan Outing Class Kelas VIII SMP Darul Muqorrobin ke kawasan wisata Kalikesek, Kabupaten Kendal. Sekolah merancang kegiatan ini sebagai program kokurikuler untuk memperkuat pembelajaran melalui pengalaman langsung di alam. Rombongan berangkat dari sekolah pukul 07.30 WIB bersama empat guru pendamping.

Kegiatan Outing Class Kelas VIII SMP Darul Muqorrobin berlangsung hingga pukul 15.00 WIB. Selama kegiatan, siswa mengikuti rangkaian aktivitas edukatif dan rekreatif yang selaras dengan tujuan pembelajaran di kelas.

Belajar Langsung di Sentra Gula Aren

Salah satu agenda utama outing class ini adalah pengamatan proses pembuatan gula aren di Arenan Kalikesek. Siswa menyaksikan setiap tahapan produksi secara langsung. Mereka juga mencoba praktik sederhana di depan tungku bersama pengrajin setempat. Melalui kegiatan ini, siswa memahami materi pelajaran secara konkret dan kontekstual.

Proses pembuatan gula aren

Kegiatan Kokurikuler Terstruktur

Sekolah merancang outing class ini secara terstruktur dan terintegrasi dengan pembelajaran di kelas. Siswa melakukan pengamatan terarah, mencatat informasi penting, serta berdiskusi dalam kelompok. Setelah kegiatan, siswa menyusun refleksi dan laporan hasil kunjungan. Kegiatan ini melatih literasi, komunikasi, dan kolaborasi siswa.

Penguatan Karakter dan Keterampilan Sosial

Selain meningkatkan pemahaman akademik, kegiatan ini juga melatih keterampilan sosial dan emosional siswa. Siswa belajar beradaptasi di lingkungan baru. Mereka berinteraksi secara santun dengan narasumber dan bekerja sama dalam kelompok. Pengalaman ini meningkatkan motivasi belajar dan rasa percaya diri siswa.

Penjelasan Ketua Panitia

Ketua panitia outing class kelas VIII, Miftakhul Anna, S.Pd., Gr., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi outing class pertama dengan sistem bergantian berdasarkan gender. “Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar meskipun cuaca kurang bersahabat saat kepulangan. Besok, kelas VIII putri akan melaksanakan kegiatan serupa,” ujarnya.

Antusiasme dan Manfaat bagi Siswa

Angga, salah satu siswa kelas VIII, mengaku baru mengetahui proses pembuatan gula aren melalui kegiatan ini. Ia merasa senang karena dapat belajar di luar kelas bersama teman-temannya. Virga, siswa asal Barang, juga menyampaikan rasa antusiasnya. “Kami belajar sambil wisata. Kak Najib sebagai pemandu sangat membantu. Kami juga mencoba terapi ikan dan wahana lain. Saat pulang, kami mendapat oleh-oleh satu toples gula aren,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, sekolah berharap siswa memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan. Selain itu, siswa diharapkan tumbuh rasa cinta terhadap alam dan kekayaan lokal. Outing class ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan pembelajaran yang holistik, bermakna, dan selaras dengan semangat Kurikulum Merdeka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang keras mengambil konten!