PC Fatayat NU Kendal Resmi Dilantik, Teguhkan Komitmen Perlindungan Perempuan dan Anak

Kendal, ISR- PC Fatayat NU Kendal masa khidmah 2025–2030 resmi dilantik di Pondok Pesantren Darul Amanah, Sukorejo, Kabupaten Kendal, Minggu (18/1/2025). Pelantikan pengurus dan lembaga Pimpinan Cabang Fatayat NU Kendal ini dipimpin oleh Pimpinan Pusat Fatayat NU, Hj. Margaret Aliyatul Maimunah, serta dihadiri tidak kurang dari 1.500 kader Fatayat se-Kabupaten Kendal.

Acara pelantikan turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Pengasuh Pondok Pesantren Darul Amanah KH Mas’ud Abdul Qodir, Pimpinan Wilayah Fatayat NU Jawa Tengah Hj. Tazkiyyatul Mutmainnah, Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari, Wakil Bupati Kendal H. Beny Karnadi, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Kendal KH Sajidin Nur, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Kendal Hj. Niken Larasati, serta tamu undangan lainnya.

Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Kendal yang baru dilantik, Mu’arofah, untuk pertama kalinya menyampaikan sosialisasi program kerja periode 2025–2030. Ia menegaskan bahwa kepengurusan baru akan melanjutkan program kerja sebelumnya dengan sejumlah inovasi.

“Program kerja periode 2025–2030 pada prinsipnya melanjutkan program sebelumnya dengan memasukkan inovasi-inovasi baru. Program terbaru di antaranya adalah Shodaqoh Sampah Fatayat, serta lebih proaktif menyuarakan perlindungan perempuan dan anak dari kekerasan fisik, seksual, maupun psikologis,” jelas Mu’arofah.

Selain itu, Mu’arofah juga menegaskan komitmen bersama seluruh kader Fatayat NU Kendal dalam perlindungan perempuan dan anak.

“Hari ini kita bersama-sama mengikrarkan komitmen perlindungan perempuan dan anak,” tambahnya.

Sementara itu, Pimpinan Wilayah Fatayat NU Jawa Tengah, Hj. Tazkiyyatul Mutmainnah, berharap semangat baru kepengurusan mampu mendorong kader Fatayat agar lebih berani bersuara.

“Banyak korban kekerasan tidak berani berbicara dengan berbagai alasan. Karena itu, kebebasan yang kita miliki harus menjadi kekuatan untuk menyuarakan perlindungan perempuan dan anak,” ujarnya.

Pimpinan Pusat Fatayat NU, Hj. Margaret Aliyatul Maimunah, dalam sambutannya mengimbau kader Fatayat di seluruh Indonesia untuk bijak dalam memanfaatkan teknologi informasi.

“Mari kita normalisasi penggunaan teknologi informasi. Kemajuan teknologi membawa dua sisi: memudahkan sekaligus berpotensi merusak. Karena itu, kita harus selektif dan bijak. Gunakan media sosial sebagai sarana dakwah, sebarkan kebaikan, dan munculkan dai’yah-dai’yah dari kader Fatayat,” pesannya.

Sementara itu, Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari berharap PC Fatayat NU Kabupaten Kendal mampu menjadi teladan di masyarakat serta menjadi penggerak perubahan di berbagai sektor kehidupan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang keras mengambil konten!