Resmi Dilantik, Fatayat NU Brangsong Tancap Gas Cetak Perempuan Muda NU Berdaya dan Bermartabat
Brangsong, ISR — Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Brangsong masa khidmat 2025–2029 resmi dilantik bersamaan dengan Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU se-Kecamatan Brangsong, Ahad (21/12/2025). Pelantikan berlangsung khidmat di Gedung MWC NU Kecamatan Brangsong.
Pelantikan mengusung tema “Menguat Bersama, Maju Bersama Perempuan Indonesia Menuju Peradaban Dunia”, sebagai penegasan komitmen Fatayat NU dalam memperkuat peran perempuan muda Nahdliyin agar semakin berdaya, bermartabat, dan berkontribusi aktif di tengah masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri jajaran PC Fatayat NU Kabupaten Kendal, Sekretaris Camat Brangsong yang mewakili Camat Brangsong, pengurus MWC NU Brangsong, serta badan otonom NU lainnya, di antaranya Muslimat NU, GP Ansor, IPNU, dan IPPNU.
Ketua PAC Fatayat NU Brangsong terlantik, Sri Wahyudah, menyampaikan harapannya agar Fatayat NU Brangsong ke depan semakin maju, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan perempuan dan masyarakat.
“Fatayat NU harus menjadi ruang penguatan perempuan yang bermartabat dan berdaya saing. Kami berkomitmen menghadirkan program-program yang relevan dan berdampak nyata,” ujarnya.
Sementara itu, sambutan MWC NU Brangsong disampaikan oleh Khaerul Umam, Sekretaris MWC NU Kecamatan Brangsong. Ia mengucapkan selamat atas dilantiknya PAC dan PR Fatayat NU se-Kecamatan Brangsong, sekaligus menegaskan pentingnya sinergi kelembagaan.
“MWC NU Brangsong siap mendukung dan mengawal program-program prioritas PAC Fatayat NU Brangsong agar sejalan dengan arah perjuangan NU di tingkat kecamatan,” tegasnya.
Pembinaan organisasi disampaikan oleh Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Kendal, Sahabat Muarofah. Ia menekankan bahwa Fatayat NU bukan sekadar organisasi, melainkan ruang pengabdian dan perjuangan perempuan muda Nahdliyin yang harus dijalani dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.
Menurutnya, kekuatan kader Fatayat NU berawal dari keluarga. Oleh karena itu, ia berpesan agar seluruh kader mampu menyeimbangkan peran keluarga dan organisasi.
“Jika keluarga terurus dengan baik, maka khidmah di Fatayat NU akan dijalani dengan tenang dan penuh keberkahan,” pesannya.
Selain penguatan keluarga, Muarofah juga mendorong PAC Fatayat NU Brangsong untuk aktif membangun kolaborasi dengan pemerintah kecamatan serta organisasi perempuan lainnya, termasuk PKK, agar program-program Fatayat NU memberi dampak luas bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan rencana pelantikan PC Fatayat NU Kabupaten Kendal yang dijadwalkan pada 8 Januari 2026, dengan rangkaian kegiatan halaqah, launching dan deklarasi sedekah sampah, serta gerakan anti kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Menutup pembinaannya, Muarofah menegaskan pentingnya menjaga kekompakan, etika organisasi, serta nama baik Fatayat NU, baik di ruang sosial maupun digital. Ia juga mengingatkan kader untuk senantiasa memohon restu dan doa para sesepuh NU sebagai kekuatan spiritual dalam berkhidmah.
Dengan dilantiknya PAC Fatayat NU Brangsong masa khidmat 2025–2029, Fatayat NU Brangsong diharapkan semakin solid, progresif, dan menjadi garda terdepan dalam membangun perempuan muda NU yang berakhlak, mandiri, dan berdaya bagi peradaban.
