Ulama Sepuh NU Gelar Pertemuan di Tengah Memanasnya Konflik Internal PBNU
Kediri, Infosemarangraya.com – 30 November 2025. Di tengah mencuatnya dinamika dan konflik internal di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), sejumlah ulama sepuh NU berkumpul dalam sebuah pertemuan penting yang digelar di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri. Forum ini diprakarsai oleh KH. Anwar Manshur (Lirboyo) dan KH. Nurul Huda Djazuli (Ploso).
Pertemuan ini dihadiri oleh para masyayikh dan tokoh sepuh NU, baik secara langsung maupun melalui Zoom. Dalam daftar peserta, turut hadir pula KH. Abdullah Ubab Maimoen (via Zoom) yang masuk sebagai peserta ke-10.
Daftar Masyayikh yang Hadir
1. KH. Anwar Manshur (Lirboyo)
2. KH. Nurul Huda Djazuli (Ploso)
3. KH. Ma’ruf Amin (via Zoom)
4. KH. Said Aqil Siroj (via Zoom)
5. KH. Abdullah Kafabihi Mahrus (Lirboyo)
6. KH. Abdul Hannan Ma’shum (Kwagean)
7. KH. Kholil As’ad (Situbondo)dok.
8. KH. Ubaidillah Shodaqoh
9. KH. dr. Umar Wahid (via Zoom)
10. KH. Abdullah Ubab Maimoen (via Zoom)
Isi dan Sikap Forum Sesepuh NU
Dalam press conference yang disampaikan, Forum Sesepuh Nahdlatul Ulama mengungkapkan beberapa poin penting:
1. Menyampaikan Keprihatinan
Para ulama sepuh menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di internal PBNU dan berharap agar segera terjadi islah demi kemaslahatan Jam’iyyah Nahdlatul Ulama.
2. Seruan untuk Menghentikan Pernyataan yang Memperkeruh Suasana
Forum menyerukan agar pihak-pihak yang sedang berkonflik menghindari pernyataan publik, terutama yang dapat membuka aib, menimbulkan fitnah, atau merusak marwah organisasi.
3. Imbauan kepada Struktur NU
PWNU, PCNU, PCINU dan seluruh struktur NU di semua tingkatan diminta tetap fokus menjalankan tugas dan program di wilayah masing-masing serta tidak ikut terlibat dalam polemik internal PBNU.
4. Menjaga Ukhuwah dan Etika Bermedsos
Forum mengajak seluruh warga NU untuk menjaga ukhuwah nahdliyah serta tetap menjunjung tinggi etika dalam bermedia sosial.
5. Memperbanyak Taqarrub kepada Allah
Para ulama sepuh mengimbau warga NU untuk memperbanyak taqarrub kepada Allah SWT seraya memohon agar konflik dan persoalan di PBNU segera menemukan jalan damai.
