Ratusan Nahdliyin Padati Gedung MWC NU Singorojo dalam Selapan Ahad Pahing
Kendal– Ratusan Nahdliyin Padati Gedung MWC NU Singorojo dalam Selapan Ahad Pahing yang digelar pada Minggu (10/5/2026). Kehadiran warga Nahdliyin tersebut menunjukkan semangat kebersamaan untuk memajukan NU Singorojo secara bersama-sama.
Dalam kegiatan Ratusan Nahdliyin Padati Gedung MWC NU Singorojo dalam Selapan Ahad Pahing, para pengurus MWC, lembaga, badan otonom, hingga pengurus ranting se-Kecamatan Singorojo turut hadir. Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan warga Nahdliyin.
Ketua MWC Nahdlatul Ulama NU Singorojo, KH Khoirul Amin, mengungkapkan rasa syukur atas semakin banyaknya Nahdliyin yang ikut bergerak menjaga dan mengembangkan organisasi NU di wilayah Singorojo.
“Alhamdulillah semakin bertambah Nahdliyin yang bergerak untuk ikut nguri-uri NU Singorojo. Selain itu, bersama-sama berjuang menjalankan salah satu program MWC NU Singorojo dalam pembangunan gedung MWC,” ujar KH Khoirul Amin.
Mauidhoh hasanah dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh KH Suyuti dari Dusun Tosari, Kedungsari, yang juga pengasuh pondok pesantren. Dalam ceramahnya, KH Suyuti menekankan pentingnya mencari ilmu sebagai dasar menjalankan kehidupan dan ibadah.
“Jika ingin mencapai dunia maka raihlah dengan ilmu. Jika ingin mencapai akhirat maka raihlah dengan ilmu. Karena jika tidak dilandasi ilmu, ibadah pun bisa tidak mendapat pahala bahkan bisa menjadi dosa,” jelas KH Suyuti.
Ia juga mengingatkan pentingnya mempelajari ilmu dengan dasar dan dalil yang benar. Menurutnya, umat Islam tidak boleh hanya mengikuti sesuatu tanpa landasan yang jelas.
“Karena itu, kewajiban mencari ilmu lebih penting. Ibadah bisa dilakukan dengan benar jika dilandasi ilmu dan tuntunan yang tepat,” tambahnya.
Kegiatan Selapan Ahad Pahing tersebut juga menjadi momentum memperkuat silaturahmi warga Nahdliyin sekaligus mendukung program pembangunan Gedung MWC NU Singorojo. (Anish)
