Foto Ilustrasi AI

Bencana di Sejumlah Titik Kendal, Ribuan Warga Terdampak

Kendal, ISR – Bencana hidrometeorologi melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Kendal sejak Selasa (10/2/2026). Banjir merendam ratusan rumah dan berdampak pada ribuan warga, sementara tanah longsor menutup sebagian akses jalan di wilayah Singorojo.

Banjir di Boja dan Kaliwungu Selatan Mulai Surut

Di Kecamatan Boja, banjir merendam Perumahan Permata Campurejo di Desa Campurejo dengan 15 KK terdampak. Air juga menggenangi sekitar 180 KK di Perumahan Bancar Cluster, Desa Tampingan, serta wilayah Dusun Pilang, Desa Boja. Saat ini, genangan di tiga lokasi tersebut telah surut.

Di Kecamatan Kaliwungu Selatan, air setinggi 10–20 cm merendam sekitar 25 rumah di Desa Kedungsuren dan wilayah Dusun Pongangan, Desa Darupono. Kondisi di dua lokasi itu kini sudah berangsur pulih.

Ngampel Jadi Wilayah Terdampak Terluas

Dampak paling luas terjadi di Kecamatan Ngampel. Di Desa Rejosari, banjir setinggi 10–80 cm memengaruhi sekitar 1.700 jiwa atau 600 rumah dan mulai surut. Desa Ngampelkulon mencatat 450 KK atau 350 rumah terdampak dengan ketinggian air hingga 80 cm. Desa Ngampelwetan mengalami genangan 30–100 cm yang merendam 130 rumah milik 160 KK, sementara Desa Sudipayung terdampak genangan 10–20 cm.

Brangsong Berangsur Pulih

Di Kecamatan Brangsong, banjir setinggi 30–50 cm merendam Desa Tunggulsari dan mulai surut. Desa Kertomulyo juga terdampak genangan 10–50 cm dengan kondisi yang berangsur membaik.

Longsor Hambat Akses Jalan Boja–Kaliwungu

Selain banjir, tanah longsor terjadi di Jalan Boja–Kaliwungu, Dusun Sepetek, Desa Kertosari, Kecamatan Singorojo. Material longsor menutup sebagian badan jalan sehingga kendaraan hanya bisa melintas satu lajur. DPUPR dan BPBD menjadwalkan penanganan menggunakan alat berat pada Rabu (11/2/2026).

Unsur Gabungan Turun Tangan

BPBD Kendal bersama Damkar, TNI, Polri, PMI, dan FRPB terus memantau dan menangani lokasi terdampak. Petugas juga mengoordinasikan evakuasi serta percepatan pemulihan agar aktivitas warga segera kembali normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang keras mengambil konten!