Warga menanti aksi nyata Satgas MBLB Kendal untuk menertibkan hilir mudik dump truck galian C yang merusak jalan dan menebar debu pekat ini.
Warga menanti aksi nyata Satgas MBLB Kendal untuk menertibkan hilir mudik dump truck galian C yang merusak jalan dan menebar debu pekat ini.

Setahun Memimpin Satgas MBLB, Komitmen Wabup Kendal Kini Dipertanyakan Warga

Kendal, ISR — Slogan “Kendal Handal” kini terasa hambar di telinga masyarakat. Pasalnya, setahun memimpin Satgas MBLB, komitmen Wabup Kendal kini dipertanyakan warga. Tim bentukan pemerintah ini terkesan mandul. Mereka membiarkan penderitaan rakyat berlarut-larut tanpa solusi nyata.

​Kekecewaan publik saat ini sudah memuncak. Saban hari, ratusan dump truck overtonase melindas jalanan Kendal dan mengancam nyawa. Fakta bahwa setahun memimpin Satgas MBLB, komitmen Wabup Kendal kini dipertanyakan warga terbukti dari minimnya pemasukan daerah. Pajak galian C hanya menyentuh Rp1,1 miliar. Angka ini sangat tidak sebanding dengan kerusakan infrastruktur yang ada.

Realitas Pahit di Jalan Raya Kendal

​Warga Kendal menelan pil pahit setiap hari. Armada tambang mengubah jalan publik menjadi kawasan maut:

​Kemarau Berdebu: Debu pekat beterbangan mengganggu napas dan merusak jarak pandang.

​Hujan Licin: Ceceran tanah tambang berubah menjadi bubur lumpur yang mematikan.

​Jalan Rusak: Truk bermuatan lebih (overloading) menghancurkan aspal. Akibatnya, rentetan kecelakaan terus memakan korban jiwa.

​Anehnya, Satgas MBLB pimpinan Beny Karnadi justru memilih diam seribu bahasa.

Pajak Minim, Jalan Rusak: Siapa Diuntungkan?

​Angka pajak Rp1,1 miliar memicu tanda tanya besar. Pengawasan yang longgar memicu dugaan kebocoran anggaran daerah.

​Sekarang, APBD harus menanggung beban berat. Biaya perbaikan jalan jauh lebih besar daripada pemasukan pajak galian C. Kondisi ini jelas merugikan daerah. Warga pun curiga, apakah Satgas MBLB takut pada pengusaha tambang?

Menagih Taring Satgas MBLB

​Masyarakat tidak butuh seremoni atau aturan di atas kertas. Wabup Beny Karnadi harus membuktikan taringnya sekarang juga.

​Satgas MBLB wajib menggelar razia tonase secara berkala. Pemerintah harus mencabut izin tambang yang nakal. Selain itu, audit pajak galian C perlu segera berjalan. Jangan biarkan Satgas MBLB menjadi macan kertas. Ingat, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang keras mengambil konten!