Tegaskan Pentingnya Toleransi, Ketua FKUB Kendal Hadiri Langsung HUT Paroki St. Antonius Padua
Kendal, ISR – Tokoh lintas agama di Jawa Tengah kembali menunjukkan semangat kebersamaan yang luar biasa. Guna menegaskan pentingnya toleransi, Ketua FKUB Kendal hadiri langsung HUT Paroki St. Antonius Padua ke-14 pada Sabtu (13/6/2026). Kehadiran pemimpin umat ini menjadi bukti nyata bahwa perbedaan keyakinan justru mampu mempererat hubungan sosial warga di Kabupaten Kendal.
Momen penuh kehangatan ini langsung menuai apresiasi dari berbagai pihak. Saat menegaskan pentingnya toleransi, Ketua FKUB Kendal hadiri langsung HUT Paroki St. Antonius Padua untuk menyampaikan pesan perdamaian. Selain itu, Romo Yohanes Suyadi, jajaran Polsek Kendal, Lurah Kebondalem, Plt Camat Kendal, serta ratusan warga sekitar turut menyemarakkan acara ini.
Kedamaian Menjadi Pondasi Utama Pembangunan
Banyak pihak menilai pertemuan ini sebagai potret ideal dari keharmonisan bangsa. Dalam khotbah indahnya, Ketua FKUB Kendal, KH. Sajidin Noor, S.Pd., M.Pd, mengingatkan bahwa kedamaian wilayah merupakan kunci utama kemajuan daerah. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat wajib menjaga persaudaraan ini.
“Harapan kita bersama, masyarakat Kendal selalu rukun, baik-baik saja, dan terus menjaga persaudaraan. Kerukunan adalah suatu keniscayaan, karena apabila kerukunan tidak terwujud maka akan berdampak pada pembangunan, baik pembangunan jasmani maupun rohani,” tutur KH. Sajidin Noor.
Selanjutnya, beliau berharap agar Paroki St. Antonius Padua Kendal sukses menuntun jemaatnya dalam meningkatkan keimanan. Dengan demikian, umat Katolik dapat terus menebar manfaat yang lebih luas di tengah masyarakat.
Menggelar Aksi Kemanusiaan untuk Semua Warga
Menariknya, pihak paroki sengaja merancang perayaan hari jadi ini agar tidak hanya berfokus pada internal umat saja. Sebaliknya, Romo Yohanes Suyadi menjelaskan bahwa panitia telah menyiapkan serangkaian kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan sehari-hari warga sekitar.
Beberapa agenda sosial yang menyedot perhatian warga antara lain:
Ibadah syukur bersama jemaat.
Aksi kemanusiaan donor darah.
Pemeriksaan kesehatan gratis untuk masyarakat.
Acara hiburan karaoke bersama tetangga sekitar gereja.
“Tema ulang tahun kali ini adalah berbagi berkah kepada sesama dalam menjaga suara dan wajah manusia. Gereja ini bukan hanya tempat peribadatan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan umat,” jelas Romo Yohanes.
Bahkan, Romo Yohanes menambahkan bahwa warga Kendal menyambut hangat umat Katolik di sini. Akibatnya, mereka merasa telah menjadi bagian dari satu keluarga besar yang utuh.
Menghidupkan Kembali Semangat Pancasila
Pemerintah daerah setempat juga memberikan dukungan penuh terhadap acara ini. Plt Camat Kendal, Ibu Sri Alimah, S.Sos, memuji inisiatif pihak paroki yang merangkul warga sekitar dalam momen bahagia tersebut.
Menurut Sri Alimah, tradisi mengundang masyarakat lintas iman untuk saling bersilaturahmi merupakan teladan yang sangat baik. Oleh sebab itu, langkah ini bisa memperkuat tali toleransi sekaligus mempraktikkan semangat Bhinneka Tunggal Ika secara nyata.
Pada akhirnya, perayaan ulang tahun Paroki St. Antonius Padua Kendal ini mengirimkan pesan kuat kepada kita semua. Perbedaan bukanlah sebuah tembok pemisah, melainkan sebuah kekayaan yang menyatukan hati kita.
