Santri Ponpes Darul Muqorrobin Kendal Juara 1 Renang O2SN 2026, Lolos ke Provinsi Jateng
Kendal — Santri Ponpes Darul Muqorrobin Kendal Juara 1 Renang O2SN 2026 menjadi kabar membanggakan bagi dunia pendidikan dan pesantren di Kabupaten Kendal. Prestasi tersebut diraih Nabil Putra, siswa kelas XI-1, dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Kabupaten Kendal 2026.
Nabil Putra tampil gemilang pada perlombaan yang berlangsung di Kolam Renang Boja, Selasa (12/5/2026). Ia berhasil mengungguli peserta lain pada nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan 50 meter gaya bebas putra tingkat SMA sederajat.
Dalam perlombaan itu, Nabil Putra mencatat waktu 0.32.73 pada nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan 0.30.11 pada nomor 50 meter gaya bebas. Hasil tersebut mengantarkannya menjadi Juara 1 sekaligus mewakili Kabupaten Kendal di ajang O2SN tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026.
Pesan Pengasuh Ponpes Darul Muqorrobin
Pengasuh Pondok Pesantren Darul Muqorrobin, Abuya Habib Firdaus bin Masyhur Al Munawwar, mengungkapkan rasa syukur atas capaian santrinya tersebut.
“Prestasi ini membuktikan bahwa santri tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga mampu bersaing di bidang olahraga. Kami berharap Nabil Putra kembali membawa prestasi terbaik di tingkat provinsi,” ujarnya.
Persiapan Menuju O2SN Provinsi Jawa Tengah
Nabil Putra mengaku bersyukur atas pencapaian yang ia raih. Ia juga berterima kasih kepada keluarga, pengasuh pondok, dan para pelatih yang terus mendukung proses latihannya.
“Alhamdulillah, saya mempersembahkan prestasi ini untuk orang tua, pengasuh pondok, dan para asatidz. Latihan bersama klub di Kolam Renang Tirto Arum akhirnya membuahkan hasil. Mohon doa agar saya bisa memberikan hasil terbaik di tingkat provinsi,” katanya.
Dalam waktu dekat, Nabil Putra akan menjalani pemusatan latihan bersama pelatih profesional Kendal sebagai persiapan menghadapi O2SN tingkat Provinsi Jawa Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang.
Ponpes Darul Muqorrobin Konsisten Cetak Prestasi
Pondok Pesantren Darul Muqorrobin terus mendorong para santri untuk berkembang di bidang akademik maupun non-akademik. Pesantren tersebut konsisten mengintegrasikan pendidikan agama, sains, dan olahraga sehingga mampu melahirkan banyak santri berprestasi.
