Jemaah haji kloter pertama tiba di Bandara Madinah dan disambut petugas setempat.
Jemaah haji kloter pertama tiba di Bandara Madinah dan disambut petugas setempat.

Tiba di Tanah Suci, Jemaah Haji Kloter Pertama Disambut di Madinah

Madinah– Jemaah Haji Kloter Pertama Indonesia dari Embarkasi Yogyakarta resmi tiba di Prince Mohammad bin Abdulaziz International Airport, Madinah, Rabu (22/04/2026) pagi. Kedatangan Jemaah Haji Kloter Pertama ini menandai dimulainya gelombang jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.

Jemaah Haji Kloter Pertama dari Embarkasi Yogyakarta (YIA 1) menjadi rombongan yang pertama mendarat menggunakan penerbangan GA6501 dari Yogyakarta International Airport. Setelah itu, disusul kedatangan kloter dari Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 1) di bandara yang sama.

Kloter YIA 1 Mendarat Lebih Awal

Berdasarkan pantauan di lokasi, pesawat GA6501 yang membawa jemaah dari Embarkasi Yogyakarta mendarat pada pukul 07.30 Waktu Arab Saudi (WAS), sedikit mundur dari jadwal semula pukul 06.15 WAS. Keterlambatan ini disebabkan kendala teknis saat keberangkatan, termasuk kelebihan bagasi.

Jemaah Haji Kloter Pertama asal Embarkasi Yogyakarta tiba di Bandara Madinah dan keluar dari area kedatangan sambil membawa koper, Rabu (22/04/2026).
Jemaah Haji Kloter Pertama asal Embarkasi Yogyakarta tiba di Bandara Madinah dan keluar dari area kedatangan sambil membawa koper, Rabu (22/04/2026).

Kloter YIA 1 membawa total 360 orang, terdiri dari 157 laki-laki dan 203 perempuan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 356 orang merupakan jemaah haji, termasuk 116 jemaah lanjut usia (lansia), sementara sisanya merupakan petugas pendamping.

Didampingi Tim Kesehatan dan Petugas

Rombongan didampingi oleh tim kesehatan dan petugas kloter, di antaranya dokter kloter dr. Nadia Chaerunnisa, perawat Ns. Rina W, Ketua Kloter H. M. Qomaruzzaman, serta pembimbing ibadah H. M. Roif. Selain itu, turut mendampingi petugas haji daerah yang menangani layanan kesehatan dan umum.

Jemaah Bersyukur Tiba di Tanah Suci

Salah satu jemaah asal Kulon Progo, Supomo Sentikno Sentono (66), mengungkapkan rasa syukurnya setelah tiba di Madinah.

“Alhamdulillah saya akan haji bersama dengan anak dan istri,” ujarnya.

Ia mengaku telah mendaftar haji sejak 2012 dan akhirnya dapat berangkat setelah menunggu selama 14 tahun.

Imbauan Petugas Terkait Dokumen

Kepala PPIH Daker Bandara, Abdul Basir, menjelaskan bahwa keterlambatan penerbangan disebabkan oleh kendala teknis saat keberangkatan di tanah air, seperti kelebihan bagasi dan hal lainnya.

Meski demikian, seluruh jemaah yang tiba dalam kondisi aman, termasuk mereka yang masuk kategori risiko tinggi. Ia juga menyoroti adanya beberapa kasus paspor jemaah yang tertinggal pada kloter pertama.

“Persiapkan dokumen-dokumen dengan baik, jangan sampai ketinggalan,” pesannya. (Ahsan Fauzi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang keras mengambil konten!