KH Syukri Fauzi: Ansor–Banser Harus Jadi Kader Terpercaya dan Pengawal Ulama
Kendal – Pimpinan Ranting GP Ansor Desa Sumur menggelar kegiatan Halal Bihalal bersama Banser pada Sabtu malam (4/4/2026) pukul 19.30 WIB di Balai Desa Sumur, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen kader dalam berkhidmah kepada masyarakat.
Acara dihadiri oleh pengurus dan anggota PR GP Ansor Desa Sumur, jajaran pengurus NU dan badan otonom (Banom), Pemerintah Desa Sumur, PAC GP Ansor Brangsong, serta Satkoryon Banser Brangsong. Sebelum acara dimulai, para tamu disambut dengan lantunan qosidah yang menambah suasana religius dan penuh kehangatan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kyai Sanuri, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Naila Nihayatul Ulya Alhafidz. Suasana semakin khidmat saat hadirin bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya, Ya Lal Wathon, Mars Ansor, dan Mars Banser yang dipandu oleh Sahabat Nadirin. Tahlil bil ikhtishor kemudian dipimpin oleh Kyai Zamahsari, S.Pd.
Dalam sambutannya, Ketua PR GP Ansor Desa Sumur, Muhammad Sya’roni, menekankan pentingnya menjaga kekompakan, soliditas, dan semangat kebersamaan antar kader sebagai kunci utama keberlangsungan organisasi. Ia juga mengajak seluruh anggota untuk terus aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan.
Ketua PAC GP Ansor Brangsong, Ahmad Aspuri, turut memberikan motivasi agar kader Ansor senantiasa meningkatkan kualitas diri, menjaga loyalitas, serta siap menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.
Kepala Desa Sumur, Mujari, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata GP Ansor dan Banser dalam kehidupan masyarakat. Ia berharap sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah desa terus diperkuat demi kemajuan bersama.

Puncak acara diisi dengan mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh KH Syukri Fauzi, S.H. Dalam ceramahnya, beliau menekankan bahwa Ansor dan Banser bukan sekadar organisasi, tetapi wadah kaderisasi yang melahirkan generasi penerus yang amanah, tangguh, dan dapat dipercaya.
Beliau mengingatkan bahwa menjadi kader Ansor dan Banser harus dibuktikan dengan tindakan nyata, bukan hanya simbol atau atribut semata. Khidmah kepada masyarakat, menurutnya, harus diwujudkan dalam kegiatan-kegiatan sosial yang langsung dirasakan manfaatnya. Ia mencontohkan kiprah PR GP Ansor Desa Sumur yang telah melaksanakan pembagian takjil kepada masyarakat serta keberhasilan meraih akreditasi dengan nilai A sebagai bukti kesungguhan dalam berorganisasi.
Lebih lanjut, KH Syukri Fauzi menegaskan bahwa Ansor dan Banser memiliki peran strategis sebagai pengawal dan pengaman para kiai serta penjaga ajaran Ahlussunnah wal Jamaah. Oleh karena itu, setiap kader dituntut untuk memiliki loyalitas, kedisiplinan, dan kesiapan dalam menjaga ulama serta keutuhan umat.
Dalam ceramahnya, beliau juga menyampaikan kisah hikmah dari Sayyidina Ali tentang makna Idul Fitri. Diceritakan bahwa suatu ketika seorang pemuda bertanya mengapa di hari raya tidak disajikan hidangan mewah, padahal beliau adalah seorang pemimpin besar. Sayyidina Ali menjawab bahwa hakikat Idul Fitri bukan terletak pada kemewahan makanan, melainkan pada diterimanya ibadah puasa dan diampuninya dosa. Pesan ini menjadi pengingat bahwa esensi kemenangan sejati adalah ketulusan dan penerimaan amal oleh Allah SWT.
Melalui kisah tersebut, KH Syukri Fauzi mengajak seluruh hadirin untuk tidak terjebak pada hal-hal lahiriah semata, melainkan lebih menekankan pada peningkatan kualitas ibadah, keikhlasan, serta kepedulian sosial.
Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kyai Mustaqim, dengan harapan seluruh rangkaian kegiatan membawa berkah dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan Halal Bihalal ini, diharapkan kader Ansor dan Banser Desa Sumur semakin solid, istiqomah dalam berkhidmah, serta terus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan kemasyarakatan.
