Hari Pertama Puasa Ramadhan, Kendal Diguyur Hujan di Tengah Ancaman Banjir
Kendal, ISR – Hari pertama puasa Ramadhan di Kendal berlangsung dengan suasana yang lebih sejuk setelah hujan mengguyur sejumlah wilayah sejak siang hingga sore hari. Cuaca yang adem membuat masyarakat merasa nyaman menjalani ibadah puasa, terutama saat beraktivitas di luar rumah dan menunggu waktu berbuka.
Namun di balik kesejukan itu, warga tetap menyimpan kekhawatiran. Hingga kini, persoalan banjir di Kendal belum terselesaikan secara menyeluruh. Aktivitas tambang galian C, sedimentasi sungai, alih fungsi lahan, serta persoalan sampah masih menjadi perhatian masyarakat.
Warga Merasa Adem tapi Tetap Waspada
Hujan di hari pertama Ramadhan membawa suasana berbeda. Banyak warga mengaku bersyukur karena suhu udara tidak terlalu panas. Anak-anak bermain di sekitar rumah, sementara para orang tua menyiapkan hidangan berbuka dengan lebih nyaman.
Nur, warga Tunggulsari, Kecamatan Brangsong, mengungkapkan perasaannya. Ia merasa senang karena cuaca terasa sejuk, tetapi ia tetap waspada terhadap potensi banjir.
“Senang sih, jadi adem. Tapi tetap was-was. Takut kalau hujan deras terus tiba-tiba banjir lagi,” ujar Nur.
Menurutnya, beberapa titik di wilayah Sidorejo cukup rawan genangan ketika hujan turun dengan intensitas tinggi dan berlangsung lama.
Penyebab Banjir Masih Jadi Sorotan
Warga menilai persoalan banjir tidak lepas dari berbagai faktor lingkungan. Aktivitas tambang galian C di sejumlah kawasan dinilai mempercepat kerusakan daerah resapan air. Selain itu, sedimentasi sungai membuat kapasitas tampung air berkurang sehingga aliran mudah meluap saat debit meningkat.
Alih fungsi lahan dari area hijau menjadi permukiman dan kawasan usaha juga mempersempit ruang air. Masalah sampah yang menyumbat saluran drainase semakin memperburuk kondisi ketika hujan turun deras.
Warga berharap pemerintah daerah mengambil langkah konkret dan berkelanjutan. Mereka menginginkan solusi yang menyentuh akar persoalan agar setiap musim hujan tidak lagi memunculkan kecemasan.
Harapan di Bulan Suci
Ramadhan selalu membawa harapan baru. Warga Kendal ingin menjalani ibadah dengan tenang tanpa dibayangi ancaman banjir. Hujan di hari pertama puasa memang menghadirkan kesejukan, tetapi masyarakat tetap berharap kondisi lingkungan segera membaik agar rasa waswas tidak terus menghantui setiap kali awan gelap datang.
