FKG UNIMUS Turun ke Aceh, Perkuat Layanan Kesehatan Gigi dalam Tanggap Darurat Bencana
ISR – FKG UNIMUS turun ke Aceh untuk memperkuat layanan kesehatan gigi dalam tanggap darurat bencana melalui kegiatan Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut yang dilaksanakan pada 1–7 Januari 2026. Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Semarang (FKG UNIMUS) menunjukkan respon cepat dan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana di Aceh dengan menghadirkan layanan medis langsung di lokasi terdampak.
Kegiatan kemanusiaan ini merupakan hasil kolaborasi antara FKG UNIMUS, RSUD Cideres Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, serta Ikatan Radiologi Kedokteran Gigi Indonesia (IRKGI). Tim gabungan yang terdiri dari tenaga medis, dosen, dan relawan diterjunkan ke sejumlah wilayah terdampak sebagai bagian dari upaya pemulihan kesehatan masyarakat pascabencana.
“Layanan kesehatan gigi dan mulut sering kali terabaikan dalam situasi darurat, padahal keluhan gigi dapat mengganggu aktivitas dan daya tahan tubuh masyarakat,” ujar salah satu perwakilan tim FKG UNIMUS. Oleh karena itu, kehadiran tenaga kesehatan gigi di lapangan dinilai sangat dibutuhkan.
Dalam pelaksanaannya, tim memberikan pemeriksaan, penanganan keluhan gigi dan mulut, serta tindakan medis sederhana kepada warga. Sasaran pelayanan meliputi berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga kelompok rentan seperti lansia dan ibu hamil yang membutuhkan perhatian khusus.
Selain pelayanan medis, FKG UNIMUS juga memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut di tengah keterbatasan fasilitas pascabencana. Edukasi tersebut disertai pembagian alat kebersihan gigi dan mulut sebagai langkah preventif untuk mencegah munculnya masalah kesehatan lanjutan.
Kolaborasi lintas institusi ini menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi, rumah sakit, dan organisasi profesi dalam mendukung tanggap darurat bencana berbasis kesehatan. Kehadiran tim medis di lokasi terdampak diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan kondisi kesehatan mereka.
Melalui kegiatan ini, FKG UNIMUS menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. FKG UNIMUS berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi nyata institusi pendidikan kesehatan dalam penanggulangan bencana di berbagai wilayah Indonesia.
