IPNU–IPPNU Brangsong Peringati Harlah ke-72 dan ke-71 dengan Khotmil Qur’an dan Buka Bersama
Brangsong – Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU dan IPPNU Kecamatan Brangsong menggelar kegiatan Buka Bersama dan Khotmil Qur’an dalam rangka memperingati Harlah IPNU ke-72 dan IPPNU ke-71, Minggu (8/3/2026) di Gedung MWC NU Kecamatan Brangsong, Desa Sidorejo.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 15.00 WIB tersebut diikuti oleh para kader IPNU–IPPNU serta tamu undangan dari berbagai unsur banom dan pengurus Nahdlatul Ulama di wilayah Brangsong. Acara diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan Khotmil Qur’an, tahlil, dan doa sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang organisasi serta memohon keberkahan bagi para kader.
Memasuki acara formal, kegiatan dibuka secara resmi yang dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars IPNU, Mars IPPNU, serta Syubbanul Wathan yang menambah semangat kebangsaan dan militansi kader.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi harlah, diawali dengan pembacaan doa harlah oleh Rois Syuriyah MWC NU Brangsong. Setelah itu dilaksanakan pemotongan tumpeng oleh Ketua PAC IPNU dan Ketua PAC IPPNU Brangsong sebagai simbol rasa syukur atas bertambahnya usia organisasi.
Potongan tumpeng pertama dari Ketua IPNU diserahkan kepada pengurus MWC NU Brangsong, sementara potongan kedua dari Ketua IPPNU diberikan kepada Ketua Muslimat NU sebagai bentuk penghormatan serta mempererat sinergi antarbanom Nahdlatul Ulama.
Dalam sambutannya, Ketua PAC IPNU Brangsong, M. Khoirul Anam, menyampaikan bahwa momentum harlah ini diharapkan dapat menjadi penguat semangat para kader dalam berkhidmah kepada organisasi, agama, dan masyarakat.
“Kami berharap melalui peringatan harlah ini, kader IPNU dan IPPNU semakin solid serta terus aktif dalam kegiatan organisasi dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, ceramah organisasi disampaikan oleh Sekretaris MWC NU Brangsong, Khaerul Umam. Dalam penyampaiannya beliau menekankan pentingnya menjaga semangat khidmah dalam organisasi, tertib administrasi, memperkuat syiar organisasi, serta terus menggerakkan kaderisasi agar IPNU dan IPPNU tetap menjadi wadah pembinaan generasi muda Nahdlatul Ulama.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, para kader IPNU dan IPPNU juga membagikan menu buka puasa kepada para kurir paket yang singgah di sekitar lokasi kegiatan. Aksi tersebut menjadi wujud nyata kepedulian kader terhadap masyarakat, khususnya mereka yang masih bekerja menjelang waktu berbuka.

Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kyai Muhaimin, dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan sholat Maghrib berjamaah.
Melalui kegiatan ini diharapkan semangat kebersamaan, nilai keislaman, serta komitmen berorganisasi para kader IPNU dan IPPNU di Kecamatan Brangsong semakin kuat dalam mengabdi kepada agama, bangsa, dan Nahdlatul Ulama.
