Rumah Pasutri di Tambakrejo Patebon Ludes Terbakar Sore Hari
Kendal, ISR – Kebakaran Rumah Tambakrejo, Rumah Pasutri di Patebon Ludes Terbakar Sore Hari. Peristiwa kebakaran rumah Tambakrejo terjadi pada Kamis, 5 Maret 2026 sekitar pukul 15.15 WIB di Dukuh Pakintelan RT 05 RW 04 Desa Tambakrejo, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal. Api melalap rumah milik pasangan suami istri Suep dan Asrokah hingga menyebabkan kerusakan cukup parah pada bangunan dan barang-barang di dalam rumah.
Insiden kebakaran rumah Tambakrejo bermula saat Asrokah (71) memasak di dapur rumahnya untuk menyiapkan hidangan berbuka puasa. Setelah selesai memasak, ia mematikan kompor gas lalu pergi menyusul suaminya, Suep (65), yang sedang menggembala bebek di kampung sebelah yang berjarak sekitar satu kilometer dari rumah mereka.
Tidak lama setelah meninggalkan rumah, Asrokah berniat kembali ke rumah. Namun dari kejauhan ia melihat asap tebal membumbung tinggi ke udara dari arah Dukuh Pakintelan. Saat ia mendekati lokasi rumahnya, ia mendapati api sudah membakar bagian rumahnya.
Melihat kobaran api, warga sekitar langsung berdatangan untuk membantu memadamkan kebakaran. Solekhan (58), salah satu warga yang mengetahui kejadian tersebut, segera menghubungi petugas pemadam kebakaran agar segera datang ke lokasi.
Sementara menunggu petugas pemadam kebakaran tiba, warga Dukuh Pakintelan berusaha mengendalikan api menggunakan ember berisi air serta peralatan seadanya. Warga bergotong royong menyiram api agar kobaran tidak menjalar ke rumah warga lain yang berada cukup dekat dengan lokasi kebakaran.
Aparat desa juga datang ke lokasi untuk membantu penanganan dan mengamankan area sekitar kebakaran. Warga terus berusaha memadamkan api hingga kondisi mulai terkendali.
Peristiwa kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun api menghanguskan sebagian besar bangunan rumah beserta sejumlah perabotan milik korban.
Akibat kejadian itu, pasangan suami istri Suep dan Asrokah mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp50.000.000. Warga setempat mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kompor maupun sumber api lainnya sudah benar-benar aman sebelum meninggalkan rumah, terutama saat aktivitas memasak menjelang waktu berbuka puasa.
